Bahagia wow… sebuah harapan yang ingin dicapai oleh setiap insan didunia ini, dengan segala upaya manusia ingin mencapai bahagia itu, baik bahagia didunia dan di akherat. Manusia bekerja membanting tulang sebagai salah satu upaya untuk mencapai dan mendapatkan kebahagiaan untuk dirinya dan orang-orang yang dicintainya. Manusia berusah untuk mendapatkan apa yang ia inginkan untuk bisa menggapai kebahagiannya. Pendamping hidup yang tampan atau cantik, harta yang melimpah… benarkah itu syarat untuk mencapai kebahagiaan… jawabnya bisa ya… bisa tidak akan tergantung kebahagiaan apa yang kita inginkan…

Menurut aku.. itu hanya sebuah ke-bahagia-an semu saja, karena ke-bahagia-an yang sejati itu tidak akan jauh dari kita; karena ia berada pada diri kita sendiri, dan untuk bisa mendapatkan ke-bahagia-an sejati.. marilah kita mencoba untuk :

  1. Membuka Mata karena dengan membuka mata kita akan menyadari bahwa kita memiliki banyak hal yang berarti bagi diri sendiri ataupun orang lain.
  2. Membuka Mata Hati, karena dengan membuka mata hati kita akan mengerti dan memahami betapa kita dicintai.
  3. Membuka Diri, dengan membuka diri, maka ketulusan cinta dari orang lain akan dapat kita rasakan dan kita terima dengan ke-ikhlas-an.

Terkadang kita kurang merasakan ke-bahagia-an atau tidak bahagia sama sekali walau dikarunia harta melimpah kecantikan dan ketampanan wajah, hanya karena kita tidak tidak mau membuka hati, selalu berusaha meraih yang tidak dapat diraih, memaksakan kehendak terhadap semua yang diinginkan, tidak mau menerima apa adanya dan kurang bisa bersyukur atas apa yang telah diterimanya. Terkadang juga banyak orang yang tergabung dalam sebuah komunitas yang begitu akrab, begitu peduli seperti pada komunitas-komunitas di Black Car Community atau di Black Motor Community, tapi mereka hanya terjebak pada sebuah kebahagiaan semu, sebuah pelampiasan dan tidak mampu mendapatkan kesejatian kebahagiaan dalam komunitas itu, hal ini bisa saja terjadi karena tidak memahami dan kurang mau berusaha untuk benar-benar menerima sebuah komunitas itu dengan kesungguhan.

Manusia buta karena egois dan hanya memikirkan diri sendiri, tidak sadar bahwa ia begitu dicintai, tidak sadar bahwa saat ini, apa yang ada adalah baik, selalu berusaha meraih lebih, dan tidak mau sadar karena serakah. Ada orang yang begitu mencintai, namun tidak diindahkan dan tidak diperhatikan, karena memilih, menilai dan menghakimi sendiri. Memilih teman dan mencari-cari, padahal di depan mata ada teman yang sejati. Telah memiliki segala yang terbaik, namun serakah, ingin dirinya yang paling diperhatikan, paling disayang, selalu menjadi pusat perhatian, selalu dinomorsatukan. Padahal, semua manusia memiliki peranan, hebat dan nomor satu dalam satu hal, belum tentu dalam hal lain, dicintai oleh satu orang belum tentu oleh orang lain.

Jadi kesimpulannya adalah Kebahagiaan bersumber dari dalam diri kita sendiri. Jangan pernah berharap bahwa akan datang dari orang lain, karena jika berharap dari orang lain, kita harus siap dan rela untuk ditinggalkan dan bahkan dikhianati. Karenanya kita akan bahagia bila kita bisa menerima diri apa adanya, mencintai dan menghargai diri sendiri, mau mencintai orang lain, dan mau menerima orang lain.

Untuk itu marilah kita mulai untuk meraih kebahagiaan itu dengan : Percayalah kepada Allah, dan bersyukurlah kepada-Nya atas apa yang telah Allah SWT berikan pada kita sesuai dengan apa yang kita lakukan, karena itulah yang terbaik bagi kita dan yakinlah bahwa Allah akan memberikan sesuai kebutuhan kita tidak hari ini mungkin esok tidak esok mungkin juga lusa. Marilah kita terus berusaha dan bahagialah karena kita dicintai begitu banyak orang. Semoga rekan-rekan Black Community mampu untuk meraih sebuah kebahagiaan itu dari dalam diri kita.

Demikian tulisan ini semoga bermanfat terima kasih

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.