Di Bronjong Desi Tidak Hanya Slondok Namun Ada Setumpuk Cita-cita

Desi PriDesi Priharyana pemuda 17 tahun kelahiran tahun 1995, warga Dusun Taino, Desa Pendowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta; memiliki sebuah semangat dan motivasi hidup yang “luar biasa”, begitu sederhana ia memahami kehidupan, menjadikan ia “tidak punya malu” (selama tidak mencuri, merampok atau korupsi dan halal). Banyak orang mengatakan bahwa ini sebuah kisah nyata yang inspiratif; Desi begitu biasa ia di panggil harus mengayuh sepeda sepanjang 12 KM setiap hari dari rumanya menuju ke SMK Negeri 2 Yogyakarta sebagai tempat ia menuntut ilmu, yang luar biasa disini adalah dengan berseragam abu-abu putih ia mengayuh sepeda dengan barang dangannya berupa krupuk slondok di dalam bronjong-nya; dengan tetap tersenyum Desi menikmati setiap kayuhan pedal sepedanya, tidak pernah terucap keluhan dari mulutnya karenanya terus berdoa semoga dagangannya hari ini laris dimana rata-rata perhari sekitar 25 bungkus slondok di dalam bronjong-nya. Per hari rata-rata Desi mampu menjual 10-25 bungkus slondok. Untuk satu bungkus slondok dijual Rp 7.000 bisa mendapatkan uang Rp. 200.00 – Rp. 250.000/bulan;