Bagaimana Menentukan Judul Skripsi.. ??

Sudah ada dua tulisan saya yang membahas masalah skripsi, namun memang seakan tidak ada habisnya kita membicarakan tentang satu kegiatan ini, satu sisi merupakan sebuah kewajiban bagi mahasiswa yang kampusnya melaksanakan program ini, disisi lain terkadang memang menjadi sebuah kendala bagi mahasiswa itu sendiri, ketika menulis dan menyusun tugas akhir, skripsi atau thesis tidak dilaksanakan dengan sepenuh hati dan kerja keras. Sebelum menyelesaikan membaca tulisan ini ada baiknya juga membaca pada tulisan Menulis Skripsi Ternyata Tidak Sulit dan Mengasyikkan dan pada tulisan SKRIPSI, Mengapa Masih Menghantui Sebagian Mahasiswa. Setidakanya kita akan memiliki gambaran kendala-kendala apa saja yang dihadapi ketika menulis skripsi. Terkadang kita terjebak pada pemilihan judul skripsi, begitu pentingnya arti judul pada sebuah tulisan menjadikan kita terhipnotis untuk bisa membuat judul yang fantastis, bombastis biar terkesan wah dan menarik untuk di baca, namun perlu kita pahami bahwa ketika sebuah judul yang begitu menarik namun jika tidak kita imbangi dengan isi yang menarik pula, maka ibarat kita memasak sayur akan terasa hambar. Untuk menghindari hal itu maka tentu ada beberapa tips bagaimana kita menentukan judul skripsi atau penelitian tersebut.

Mengenal Bank Indonesia Dengan Komik

Beberapa waktu yang lalu ketika surfing untuk mencari bahan kuliah tentang perbankan, secara tidak sengaja menemukan satu hal yang cukup menarik bagi saya, sebuah upaya dari Bank Indonesia untuk memperkenalkan dari dan membangun image di masyarakat yang dapat dipahami dengan mudah dan menarik. Sebuah metode pengenalan dan penyampaian informasi yang cukup cerdas, dengan bahasa yang sederhana dan dengan model komik Bank Indonesia ingin merangkul semua komponen masyarakat untuk lebih mengenal lebih dekat Bank Sentral Negeri ini. Sebuah usaha yang cukup briliant menurut saya, memberikan pemahaman dan informasi ke masyarakat terasa lebih mudah dengan komik yang dibuat oleh Bank Indonesia, dengan gaya bahasa dan penyampaian informasi sudah cukup edukatif.

Apakah Daya Beli Turun Jika Redenominasi Rupiah, dilaksanakan..??

Redenominasi, akhir-akhir ini menjadi sebuah bahasan menarik di kalangan ekonom di negeri ini, begitu Bank Indonesia memunculkan tentang Redenominasi terjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat akan perlu tidaknya kebijakan ini harus di keluarkan, sejauhmana positif dan negarifnya jika kebijakan moneter ini benar-benar di berlakukan di negeri ini. Hal ini dipicu salah satunya adalah karena nilai uang ktia sudah begitu gemuk-nya dan menjadikan transaksi keuangan tidak efisien lagi. Sebenarnya redenominasi mata uang (currency redenomination) adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1, hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang dan jasa, sehingga daya belu masyarakat tidak berubah.