Apakah Daya Beli Turun Jika Redenominasi Rupiah, dilaksanakan..??

Redenominasi, akhir-akhir ini menjadi sebuah bahasan menarik di kalangan ekonom di negeri ini, begitu Bank Indonesia memunculkan tentang Redenominasi terjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat akan perlu tidaknya kebijakan ini harus di keluarkan, sejauhmana positif dan negarifnya jika kebijakan moneter ini benar-benar di berlakukan di negeri ini. Hal ini dipicu salah satunya adalah karena nilai uang ktia sudah begitu gemuk-nya dan menjadikan transaksi keuangan tidak efisien lagi. Sebenarnya redenominasi mata uang (currency redenomination) adalah menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol) tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1, hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang dan jasa, sehingga daya belu masyarakat tidak berubah.