Garwa .. Sebutan Yang Begitu Romantis

images1Romantis dari kata itu terbayang sepasang muda-mudi yang lagi dilanda asmara memadu kasih bersama, yang ada adalah kata-kata indah penghias pertemuan mereka, yang terus dipupuk untuk kemudian diharapkan akan menuju ke jenjang pernikahan, mereka berusaha untuk memahami perbedaan-perbedaan yang ada agar tercipta saling pengertian dan saling menghargai sebagai landasan menuju ke pernikahan. Seperti dalam tulisan saya sebelumnya klik disini, bahwa menikah terjadi karena sebuah keberanian untuk menerima setiap perbedaan dari pasangannya bukan mencari persamaan dari pasangannya. Suami isteri adalah sebuah sebutan pagi mereka yang telah resmi menikah, namun dalam bahasa jawa disebut dengan BOJO, SIMAH, GARWA .. tiga sebutan yang penuh makna dan pesan yang medalam bagi pasangan hidup, kita coba bersama-sama untuk bisa memahaminya satu persatu dari ketiga sebutan tersebut :

Dari Perbedaan Itu Kita Wujudkan Pelangi Pernikahan

Ketika sesorang memasuki usia siap menikah, tentunya akan muncul beragam pertimbangan untuk membentuk sebuah keputusan dan pernyataan sikap “SIAP MENIKAH” menikah tidak hanya didasarkan dari kesiapan usia saja namun lebih jauh dan mendalam bahwa menikah membutuhkan pemahaman dan pengertian akan beberapa hal, minimal mengerti dan memahami empat hal berikut, maka menikah bukan satu hal yang menakutkan.

Mengapa Harus Tabu Bicara Masalah Sex..??

Berbicara masalah Sex pada masyarakat kita masih menjadi hal tertutup (baca tabu) dan belum bisa ada keterbukaan, apalagi memberikan pemahaman dan pengetahuan masalah SEX terhadap anak, hal inilah yang menjadi salah satu pemicu anak-anak untuk mencari tahu tentang SEX dari berbagai sumber, baik itu orang lain, buku dan internet. Rasa ingin tahu yang begitu besar akan pengetahuan dan pemahaman tentang SEX anak-anak dan remaja saat ini sudah begitu mengkhawatirkan, beberapa kasus dan kejadian yang diakibatkan rasa ingin tahu dan tanpa kontrol menjadikan anak-anak dan remaja terbawa arus yang endingnya terjepak pada pergaulan bebas, sudah barang tentu akibat dari hal tersebut akhirnya terjadilah Maried By Accident (alias MBA) atau mungkin lebih familiar di telinga kita dengan HAMIL DILUAR NIKAH adalah sesuatu yang bagi masyarakat kita sulit untuk diterima, dan tentunya hal itu selain juga menimbulkan dan memunculkan rasa malu bagi keluarga juga akan mencoreng nama besar keluarga; dan dari sisi agama dan keyakinan apapun tentunya juga tidak dibenarkan; bahkan dalam Islam tergolong Dosa Besar.