<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Keluarga</title>
	<atom:link href="http://www.ekasulistiyana.web.id/tag/keluarga/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ekasulistiyana.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 12:31:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/ucapan-sastra/selamat-hari-raya-idul-fitri-1431-h/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/ucapan-sastra/selamat-hari-raya-idul-fitri-1431-h/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 10 Sep 2010 12:31:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ucapan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Terima kasih]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/09/Selamat-Hari-Raya.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-703" title="Selamat Hari Raya" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/09/Selamat-Hari-Raya.jpg" alt="" width="403" height="270" /></a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/ucapan-sastra/selamat-hari-raya-idul-fitri-1431-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Engkau Adalah Asaku</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/puisi/engkau-adalah-asaku/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/puisi/engkau-adalah-asaku/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 22:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=606</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/anak.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-607" title="anak" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/anak.jpg" alt="" width="182" height="93" /></a>engkau adalah asaku<br />
engkau adalah harapku<br />
dan engkau adalah mimpi-mimpiku<br />
mari gapai tanganku wahai jiwa<br />
peluk dekap erat hatiku wahai permata<br />
<span id="more-606"></span>mari-mari<br />
mendekatlah<br />
kita bingkai indahnya hari<br />
kita kemas masa depan<br />
kita nikmati setiap masa dengan kebersamaan<br />
karena hanya itu mampuku</p>
<p>kemarilah jantung hatiku<br />
biar ku torehkan di sudut-sudut hatimu<br />
akan indah-nya cinta<br />
akan bermaknanya kasih<br />
akan abadinya rasa sayang</p>
<p>kita wujudkan kebahagiaan<br />
kita rangkai bait-bait kehidupan<br />
uluarkan tangan dan hatimu<br />
dengan sepenuh jiwa ragaku<br />
ku bimbing engkau<br />
dalam buaian kasih dan sayang<br />
walau tak akan pernah engkau ku miliki sepenuhnya<br />
anak-anakku</p>
<p>karena kalian anak-anak yang merdeka<br />
karena kalian adalah amanah<br />
karena kalian adalah titipan<br />
karena kalian PUNYA MASA DEPAN<br />
karena kalian PUNYA HARI ESOK<br />
kalian bukan hanya milik-ku<br />
kalian adalah milik alam semesta</p>
<p>melesat-lah bagai anak panah<br />
untuk menggapai mimpi<br />
terbanglah tinggi bak burung-burung camar<br />
untuk dapatkan asamu<br />
dan selalu nyanyikan senandung cinta<br />
untuk sesama<br />
dendangkan simfoni kasih<br />
lantunkan bait-bati suci Qalam Illahi<br />
biarkan aku tetap disini dengan selaksa restu dan doaku<br />
untukmu anak-ku</p>
<p>Medio, Juli 23th 2010<br />
&#8220;&#8221;SELAMAT HARI ANAK&#8221;&#8230; buat kalian</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/puisi/engkau-adalah-asaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kekurangan Kita Adalah Anugrah Yang Indah&#8230;</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/kekurangan-kita-adalah-anugrah-yang-indah/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/kekurangan-kita-adalah-anugrah-yang-indah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Jul 2010 16:28:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=566</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/07/kekurangan.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-567" title="kekurangan" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/07/kekurangan.jpg" alt="" width="137" height="137" /></a>Dengan memiliki sebuah kesadaran bahwa kita adalah sebuah makhluk yang  memiliki banyak kekurangan maka kita akan selalu berusaha untuk menutupi  kekurangan-kekurangan itu dengan mengubah kekurangan itu menjadi sebuah  kelebihan, dan jika tidak mampu maka kita cari kelebihan yang ada pada  diri kita untuk kemudian kita kelola dan kembangkan potensi itu untuk  menggapai sebuah kesuksesan dalam hidup, karena Allah AWT menciptakan  manusia lengkap dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing, yang  mengandung maksud d<em>iantara manusia itu untuk saling melengkapi satu sama  lain yang akhirnya tercipta suatu hubungan dan silaturahim antara  manusia di muka bumi ini</em>. Namun terkadang <strong>egoisme dan idealisme</strong> pribadi yang membungkus sebuah kesadaran bahwa kita adalah <strong>manusia yang penuh kekurangan, manusia yang tidak bisa sempurna dan manusia yang selalu khilaf dalam tindakan dan perbuatan</strong>.  <strong>Egoisme dan Idealisme itu telah menutup mata hati kita</strong> untuk bisa menyadari dan mengakui bahwa kita adalah manusia yang banyak kekurangannya.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-566"></span>Jika kita rasakan banyak orang yang begitu menyukai dan menghargai kita karena kelebihan yang kita miliki adalah sebuah kewajaran.  Dan ketika kita menemukan dan mendapati bahwa seseorang begitu menyukai dan menghargai kita karena kekurangan yang ada pada diri kita alangkah indah dan berharganya kehidupan ini. Namun hal tersebut akan begitu sulit untuk kita dapatkan. MENGAPA..??? karena sebagian orang masih beranggapan bahwa kekurangan adalah sebuah MUSIBAH, kekurangan adalah MELAPETAKA padahal dibalik kekurangan yang ada tersimpan dan tersembunyi kelebihan yang begitu luar biasa. Ada beberapa contoh orang-orang yang memiliki kekurangan namun ternyata mampu berprestasi dan memiliki pengaruh yang luar biasa, karena mereka mampu mengurai kekurangan itu menjadi sebuah Anugrah dan kelebihan yang luar biasa.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Mark Inglis</strong>, mengalami kecelakaan saat pendakian gunung,  mengakibatkan  kedua kakinya harus diamputasi. Tetapi setelah kejadian  itu, ia mendaki  gunung Everest – gunung terganas di dunia.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Hellen Keller</strong>, pada usia 19 bulan tiba-tiba jatuh sakit dan kemudian  kehilangan indera pendengaran dan penglihatannya, dimana saat itu ia  sedang aktif-aktifnya belajar berbicara sebagaimana balita seusianya. Ia  akhirnya menjadi pembicara dan motivator yang terkenal di dunia dan  menjadi pengacara untuk banyak kasus-kasus sosial.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Wilma Rudolph,</strong> semenjak kecil menderita karena campak, cacar air,  gondok, radang paru-paru dan bahkan polio. Akibat polio, kakinya menjadi  sangat lemah dan bentuknya berubah. Dokter mengatakan bahwa ia tidak  akan pernah bisa berjalan lagi. Wilma Rudolph kemudian tercatat sebagai  peraih 3 medali emas olimpiade 1960 dalam perlombaan lari.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Ringo Starr,</strong> pemain drum grup musik the Beatle. Ia berasal dari  keluarga yang sangat miskin. Hidup masa kecilnya selalu ditemani dengan  penyakit dan menghabiskan sebagian besar waktunya di rumah sakit.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Ke-empat orang diatas hanya sebagian kecil dari gambaran orang-orang yang ada kekurangan akan tetapi mampu bangkit dan menunjukkan pada dunia bahwa kekurangan yang ada pada dirinya bukan sebuah hambatan untuk terus berjuang dan berkarya demi kemajuan dan keberhasilan diri kita. Lalu bagaimanakah kita bisa menyikapi dan menjadi lebih kuat menghadapi kehidupan dengan segala keterbatasan dan segala kekurangan yang ada pada diri kita sebagai manusia.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Sadar Diri, </strong>hal terpenting adalah kita harus mampu dan mau menyadari bahwa kita memiliki banyak kekurangan dan sedikit kelebihan, dengan demikian kita bisa menghargai orang lain tanpa memandang orang itu dari strata sosial, tingkat pendidikan dan kemampuan diri-nya, akan tetapi di landasi rasa sosial dan jiwa kemanusiaan.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Selalu Bersyukur (Berdoa)</strong>, dengan mensyukuri apa yang telah kita raih dan kita nikmati adalah sebagai sebuah ungkapan terima kasih kepada Sang Pencipta;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Menggali Potensi Diri</strong>, kita harus berusaha dan mampu memunculkan potensi yang ada pada diri kita dan harus berusaha untuk mengembangkan potensi itu;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Pupuk Rasa Percaya Diri</strong>, jauhkan rasa minder dan rendah diri yang ada pada diri kita, kepercayaan diri sangat kita perlukan jika kita ingin sukses dan berhasil.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Menghargai Orang Lain,</strong> dengan kelebihan dan kekurangan yang dimilikinya sehingga kita-pun akan dihargai dan dicintai orang lain dengan segala kekurangan dan kelebihan yang ada pada diri kita;</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Membuka Diri</strong>, kita harus selalu belajar dan berusaha untuk membuka diri bagi orang lain, dengan demikian kita akan selalu terbuka untuk menerima kritik dan saran dari orang lain demi kemajuan dan perkembangan kita sendiri.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dengan demikian kita harus mampu menerima dan meyakini bahwa kekurangan kita adalah sebuah anugrah yang begitu indah, karena dengan kekurangan itu kita akan terus dan selalu berusaha untuk berkembang agar menjadi lebih baik dan lebih baik lagi. Semoga kita selalu bisa menjadikan kekurangan itu sebagai motivasi untuk terus menggali dan mengembangkan potensi-potensi yang ada pada diri kita , semoga tulisan sederhana ini bermanfaat dan terima kasih</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/kekurangan-kita-adalah-anugrah-yang-indah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ngabekti Dumateng Tiyang Sepuh Ngupadi Kebahagiaan Ing Agesang.. !N</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/budaya/kejawen/ngabekti-dumateng-tiyang-sepuh-ngupadi-kebahagiaan-ing-agesang/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/budaya/kejawen/ngabekti-dumateng-tiyang-sepuh-ngupadi-kebahagiaan-ing-agesang/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Mar 2010 02:24:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kejawen]]></category>
		<category><![CDATA[Njowo]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pitutur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=514</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/03/Foto009.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-515" title="Foto009" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/03/Foto009-225x300.jpg" alt="" width="81" height="108" /></a>Wonten ing agesang kita tansah ngadahi pengajeng-ajeng ingkang inggil lan menika sampun kinodratring menungsa bilih raos dereng cekap lan dereng rumaos marem dumateng menapa ingkang sampun dipun gadhahi sak menika, sak jatosipun raos kebahagiaan menika sanes raos marem (mongkog ing manah) amargi sedaya panjangkaning kajeng saget kasembadan ananging kebahagiaan gesang ingkang sejati inggih menika kados pundi kita saget mensyukuri dumateng menapa ingkang sampun kita raosaken sak meniko. Dados anggadahi raos syukur dumateng sedaya ingkang sampun saget kita nikmati menika sak jatosipun kebahagiaan ing agesang.</p>
<p style="text-align: center;"><span id="more-514"></span>&#8220;<strong>bahwa kepuasan dan kebahagiaan dalam hidup bukanlah terpenuhinya semua keinginan akan tetapi bagaimana kita mensyukuri apa yang telah kita nikmati selama ini.&#8221; </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sanesipun menika menawi anggadahi pepinginan supados nglampahi gesang saget, tata tentrem, raharja ugi  kasembadan ingkang dados panjangkaning gesang namung cekap gangsal perkawis kedhah saget kita sami lampahi :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Ingkang Kapisan inggih menika, komunikasi kaliyan tiyang sepah kekalih kanthi sae, wonten ing hadits dipun sebataken bilih maringi dumateng tiyang mu&#8217; min salah setunggalipun kanthi  shadaqah, lakung utami maringi lan mbagi kebahagiaan ugi raos bungah dumateng tiyang sepah kekalih.   Wonten ing ular-ular rikala dados pinanganten dipun aturaken bilah kakung kedah tumindak sae lan tresno dumateng pawestri, mila meniko dumaten tiyang sepah kekaleh kedah langkung sae lan langkung nresnani  dipun bandingaken dumateng pawestri. Karena ingkang nglairaken, nggulowentah, ndidik kitha sami ugi ingkang tansah maringi donga pangestu dumateng kita mboten sanes inggih tiyang sepah kekalih, menapa ingkang dipun paringaken tiyang sepah dumateng kita sami mboten saget dipun ganthos  kaliyan menopo kemawon.</li>
<li style="text-align: justify;">Ingkang angka Kalih, menawi rembakan kaliyan tiyang sepah kanthi ukura ingkang alus nglembah manah (lemah lembut). Temtunipun saget mbentenaken rembakan kaliyan tiyang sepah lan rembakan kaliyan anak, rencang, sederek lan utami kaliyan tiyang sanesipun.  Rembakan kanthi tembung ingkang sae dumateng tiyang sepah, ampun ngantos gadah pangucap &#8220;&#8221;ah&#8221;".. &#8220;&#8221;ugh&#8221;" menapa malih ngantos miyos tembung ingkang ndamel manahipun tiyang sepah ngantos muwun, kuciwa, menawi ngantos kelampahan, wal iya ‘udzubillah. Ampun ngantos wicanten ingkang kasar dumateng tiyang sepah kekalih, kados menapa tumindakipun tiyang sepah dumateng kita, umpami tiyang sepah ngantos tumindak jahat dumateng kita, utawi wonten hak kita ingkang  ditahan kaliyan tiyang sepah utawi tiyang sepah ngantos nglarani kita ampun ngantos kita tumindak durhana dumateng tiyang sepah.</li>
<li style="text-align: justify;"> Ingkang Kaping Tiga inggih meniko tansah Tawadlu (rendah diri), ampun kikir (sombong) umpami sampun kasembadan menapa ingkang sampun dipun kajengaken utawi sampun nggadahi jabatan ing ngalam donya menapa maleh ngantos supe dumateng tiyang sepah, karena rikala lair kita menika wonten ing kawontenan ingkang hina ugi mbetahaken pitulungan. Tiyang sepah kekalih ingkang maringi pitulungan dumateng kita maringi sedaya ingkang kita sami betahaken (unjuk-an, dahar-an saha pakaian ugi panggenan ingkan sae).  saumpami kita nindakaken pendamelan ingkang kita anggep entheng ugi ngremehaken kita ingkang mbok bilih mboten cocok kaliyan kesuksesan utawi jabatan kita lan mboten ka-golongaken tumindak haram,  hukumipun wajib dumaten kita sami tansah taat lan sendiko dawuh dumateng tiyang sepah. Dipun lampahi kanthi manah ingkang remen, amargi mboten ndadosaken mandapipun drajat kita sami.  Injih meniko salah setunggalipun kesempatan kita tumindak sae dumateng tiyang sepuh mumpung taksih sugeng.</li>
<li style="text-align: justify;">Ingkang Kaping Papat, tansah maringi infak (shadaqah) dumateng tiyang sepah, amargi bandha donya ingkang kula panjenengan gadahi menika kagunganipun tiyang sepah ugi, pramila menawi anggadahi rejeki ingkang luwih, ingkang paling utami inggih menika paring nafkah dumateng tiyang sepah kekalih, nembe dumateng sedherek lan tiyang-tiyang ingkan mbetahaken.</li>
<li style="text-align: justify;">Ingkang Kaping Gangsal inggih meniko tansah nyuwunaken do&#8217; a dumateng Gusti Allah SWT katur dumateng tiyang sepah kekalih kados ingkan kesabat wonte ing salah setunggaling ayat “Robbirhamhuma kamaa rabbayaani shagiiro” (Duh Gusti Allah Ingkan Kuasa mugi ngapunten-o kulo, tuwin Ibu lan Rama ingkang nggulawentah kulo wiwit alit ngantos dewasa).</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Sak-umpama tiyang sepah sampun tilar donya,  bab-bab ingkang saget kita lampahi kagem ngabekti dumateng tiyang sepah inggih meniko :</p>
<ul>
<li>Ndo&#8217; aken tiyang sepah kekalih;</li>
<li>Nyolataken rikala tiyang sepah tilar donya surup ing kasedan jati;</li>
<li>Tansah nyuwunaken pangapunten kagem kekalihipun</li>
<li>Nglunasi utang-utang-ipun</li>
<li>Nindakaken menapa ingkang sampun dipun wasiataken ingkang mboten nerak  syari’at.</li>
<li>Tansah nyambung tali silaturrahmi dumateng sinten kemawon ingkang tiyang sepah ugi nate anggadahi silaturahim</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Insya allah kanthi nglampahi punapa ingkang katur ing ngajeng gesang kita sami saget ayem tentram, raharja, ugi kasembadan punapa ingkang dados pangajeng-ajeng kula sami, karana kanthi doa lan pangestu tiyang sepah menapa ingkang dados pepinginan kita sami saget kasembadan, mugi seratan menika wonten manfaatipun kagem kula pribadi khususipun lan para maos umum-ipun, matur suwun.</p>
<p style="text-align: justify;">Sumber (Kitab Birrul Walidain, edisi Indonesia Berbakti Kepada Kedua Orang Tua oleh Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, terbitan Darul Qolam &#8211; Jakarta)</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/budaya/kejawen/ngabekti-dumateng-tiyang-sepuh-ngupadi-kebahagiaan-ing-agesang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Sang Semut.. !!!</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/belajar-dari-sang-semut/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/belajar-dari-sang-semut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 12:55:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/03/Semut-Salaman.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-511" title="Semut Salaman" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/03/Semut-Salaman.jpg" alt="" width="127" height="66" /></a>Semut, serangga satu ini adalah satu ciptaan Allah SWT yang menurut saya begitu gigih dalam memperjuangkan dan meraih suatu keberhasilan dalam hidup,  begitu rukun dan ramah antara satu dengan yang lainnya. Jika kita amati secara mendalam perilaku semut, sangat bagus untuk kita jadikan filosofi dalam hidup kita, apakah yang terbersit dalam alam pikir kita ketika melihat semut, dalam sekilas kita akan merasa sebal dengan semut, karena semut akan mengganggu makanan dan terlihat kotor, namun dibalik itu semua dapat kita ambil sebuah pelajaran berharga dari sosok semut ini.   <span id="more-508"></span>Filosofi itu antara lain :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Semut selalu menyapa ketika berpapasan dengan sesama semut, dan dia tidak memandang semut itu siapa, asal dari mana, keturunan siapa, pekerjaannya apa dan sebagainya dan sebagainya. Setiap bertemu tanpa pikir panjang akan saling menyapa. Manusia belum tentu bertemu dengan manusia lain akan saling menyapa apalagi belum kenal, padahal dengan saling menyapa kita akan semakin menambah teman dan mempererat tali silaturahim, lalu mengapa terkadang kita sering mengabaikan hal ini, banyak hal dan faktor yang menjadi penyebabnya, mungkin merasa minder, tidak setingkat, merasa lebih rendah atau bahkan sebaliknya. Sobat tidakkah kita malu dengan semut yang hanya binatang namun memiliki kerendahan hati yang dalam untuk saling menyapa ketika bertemu.</li>
<li>Semut adalah sosok binatang yang gigih dan pantang menyerah, ia tidak akan pernah mundur walau halangan dan rintangan menghadang dia, karena ketika mereka terhalang dan Anda berusaha menghentikan langkahnya, maka semut akan mencari jalan yang lain.  Bahkan mereka akan terus berbaris beriringan mengikuti langkah pemimpinnya sampai pada tujuannya.   Semut akan berjalan naik ke atas, berjalan turun ke bawah dan bahkan berkeliling sampai menemukan jalan.   Dan manusia terkadang cepat putus asa jika apa yang ia lakukan menemukan jalan buntu tidak ada keinginan untuk mencari jalan keluar yang lain, dan rasa putus asa inilah yang kadang menjadi penyebab kegagalan dari sebuah cita-cita, Sobat mengapa kita tidak berusaha untuk bisa lebih sabar dan berusaha lebih keras lagi untuk meraih cita-cita kita, jangan pernah menyerah untuk mencari jalan keluar sampai tujuan tercapai.</li>
<li style="text-align: justify;">Semut selalu berasumsi bahwa musim dingin adalah musim panas, yang mengadung makna bahwa semut mengumpulkan makanan mereka untuk di musim dingin pada saat pertengahan musim panas, tidak ada kamus berhenti mencari dan mengusung makanan pada diri semut, ketika makanan dan sumber kehidupan masih ada, akan ia ambil sampai habis baru mencari sumber-sumber kehidupan yang lainnya. Namun pada diri manusia terkadang tidak begitu mempertimbangkan dan memperhatikan bahwa kehidupan terus berputar dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, lusa atau kehidupan setelah ini, sehingga terkadang kita lalai untuk bisa memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya.  Sobat akankah kita hanya berpangku tangan menunggu apa yang sudah kita dapati, cukup puas dengan sebuah keberhasilan dan tidak ada keinginan untuk berbuat lebih dalam kebaikan.</li>
<li style="text-align: justify;">Semut telah memiliki hak dan tanggungjawab masing-masing tidak pernah ada rasa iri, cemburu bahkan saling berebut apa yang telah dilaksanakan oleh semua, tidak ada semut sikut kiri sikut kanan hanya untuk mendapatkan sesuatu yang bukan hak dan tanggungjawabnya, namun pada diri manusia selalu saja ada rasa iri, dengki dan cemburu antara satu dengan yang lainnya, entah cemburu karena melihat keberhasilan, kebahagiaan atau bahkan kesuksesan orang lain. Sobat mengapa kita tidak berusaha untuk bisa menjadikan keberhasilan, kebahagian dan kesuksesan orang lain sebagai motivator bagi kita untuk menjadi lebih baik lagi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Mungkin empat hal diatas dapat kita jadikan sebagai bahan untuk merenungkan kembali filosofi kehidupan semut yang ternyata bagus juga untuk kita terapkan di dalam kehidupan kita, sehingga akan dapat menjalankan kehidupan ini dengan lebih nyaman lagi. Intinya adalah filosofi semut yang dapat kita tiru adalah :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Bersikap ramah dan membudayakan saling menyapa terhadap sesama untuk menyambung tali silaturahim.</li>
<li>Selalu gigih dan pantang menyerah dalam usaha menggapai cita-cita.</li>
<li>Tidak mudah putus asa dalam menjalankan tugas dan kewajibannya</li>
<li style="text-align: justify;">Jauh dari rasa iri dan dengki terhadap keberhasilan, kebahagiaan dan kesuksesan orang lain, jadikan hal itu sebagai motivasi dalam mewujudkan cita-cita.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/belajar-dari-sang-semut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sempurnanya Kebahagiaan Dengan Bersyukur..</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/sempurnanya-kebahagiaan-dengan-bersyukur/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/sempurnanya-kebahagiaan-dengan-bersyukur/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Jan 2010 02:28:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Pitutur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=488</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/01/bersyukur.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-489" title="bersyukur" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/01/bersyukur.jpg" alt="" width="118" height="116" /></a>Wajar jika kita dalam kehidupan ini selalu berharap untuk mendapatkan kebahagiaan, hanya bagaimana mendapatkan kebahagiaan itulah yang begitu sulit dan perlu belajar untuk memahami setiap sudut dalam peri kehidupan kita. Dan jika kita menyadari dan memahami ternyata sebuah kebahagiaan hidup itu kuncinya hanya satu yaitu : <strong>BERSYUKUR</strong>.   Saya dapatkan sebuah mailing list dari seorang rekan yang bunyi-nya begini <em>Something to share, take a moment to read&#8230;.it should make you smile as deep in your heart you know that is how we should live our life</em>, sebuah rangkaian kata yang begitu dalam makna-nya. Dan dalam menjalani kehidupan ini jika pada setiap pribadi seseorang bisa menanamkan pemahaman bahwa <strong>Saya tidak selalu memperoleh apa yang aku suka dan cinta, namun saya selalu berusaha untuk menyukai dan mencintai apa yang saya peroleh dan miliki</strong>, oh.. betapa indah-nya kehidupan ini.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-488"></span>Karena ungkapan diatas merupakan manifestasi terhadap rasa <strong>syukur</strong> kita. Rasa <strong>syukur</strong> merupakan kualitas hati yang sangat penting. Karena dengan bersyukur pada diri kita akan <strong>selalu dipenuhi dengan ke-damai-an, ke-tentram-an dan ke-bahagia-an</strong>. Dan <strong>Sebaliknya</strong>, jika tidak pernah bersyukur, maka kita akan <span style="text-decoration: underline;">selalu merasa terbebani, selalu kurang dan jauh dari kebahagiaan</span>.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu muncul pertanyaan mengapa kita sulit untuk bersyukur, setidaknya <em>ada dua hal mendasar sehingga kita sulit untuk bersyukur</em>, yaitu :</p>
<p style="text-align: justify;">Satu, <strong>Dalam kehidupan ini kita terlalu fokus pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang kita miliki</strong>. Rasa tidak puas dalam diri kita-lah penyebab-nya, dalam otak kita hanya dipenuhi dengan ke-inginan, ke-mauan dan harapan, terobsesi untuk menjadi yang ter- atau paling. Disaat kita sudah memiliki pekerjaan tetap, isteri cantik, kendaraan dan rumah yang sederhana, adakala-nya kita berharap lebih, yang tentunya hal ini harus didasarkan pada kemampuan dan potensi yang kita miliki. Dan jika obsesi itu belum terpenuhi kita akan terus memikirkannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu apakah jika kita mampu meraih semua ke-ingin-an itu akan mendapatkan kebahagiaan yang abadi, jawab-nya adalah <strong>TIDAK SAMA SEKALI</strong>, hal ini dipicu karena kita tidak pernah merasa puas, kita ingin yang lebih lagi. karena betapapun banyaknya harta yang kita miliki, kita tak pernah menjadi &#8216;KAYA&#8217; dalam arti yang sesungguhnya. <em>Orang yang &#8216;kaya&#8217; bukanlah orang yang memiliki banyak hal, tetapi orang kaya adalah orang yang dapat menikmati apapun yang mereka miliki</em>. Tentunya boleh-boleh saja kita memiliki keinginan, tapi Kita perlu menyadari bahwa berbagai keinginan inilah yang menjadi akar perasaan tidak tentram. Kita dapat mengubah perasaan kurang berkecukupan ini dengan berfokus pada apa yang sudah kita miliki. Jangan terlalu sering melihat ke-atas tapi usahakan untuk selalu melihat ke-bawah.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, <strong>kecenderungan membanding-bandingkan diri kita dengan orang lain</strong>. Perasaan kita mengatakan bahwa si A lebih beruntung, Si B lebih cantik dan si C lebih Kaya, sehingga kemanapun dan dimanapun kita berada selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Rumput tetangga memang sering kelihatan lebih hijau dari rumput di pekarangan sendiri. Hidup kita akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karena itu bersyukur merupakan kualitas hati yang tertinggi. <strong>Maka marilah kita berusaha untuk selalu bersyukur</strong></p>
<ol>
<li><em>Bersyukurlah bila kamu belum memiliki segala sesuatu yang kamu inginkan. Seandainya sudah, apalagi yang harus diinginkan?<br />
</em></li>
<li><em>Bersyukurlah apabila kamu tidak tahu tentang sesuatu Karena itu memberimu kesempatan untuk belajar.<br />
Bersyukurlah untuk masa-masa yang sulit. Di masa itulah kamu tumbuh.<br />
</em></li>
<li><em>Bersyukurlah untuk keterbatasanmu, karena itu memberimu kesempatan untuk berkembang.<br />
</em></li>
<li><em>Bersyukurlah untuk setiap tantangan baru, karena itu akan membangun kekuatan dan karaktermu. </em></li>
<li><em>Bersyukurlah untuk kesalahan yang kamu buat, itu memberi pelajaran yang berharga.</em></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Mungkin mudah untuk Kita bersyukur ketika mengalami hal-hal baik. Namun, hidup yang berkelimpahan justru datang pada mereka yang tetap dapat bersyukur pada masa masa yang sulit. Rasa syukur dapat mengubah hal yang negatif menjadi positif .. Karena itu, temukan cara bersyukur ketika menghadapi permasalahan, maka semua itu akan menjadi berkah dan barokah bagi-mu..</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian tulisan ini yang saya rangkum dari berbagai sumber, terima kasih dan semoga bermanfaat.</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/sempurnanya-kebahagiaan-dengan-bersyukur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pintunetter.com, apakah itu..???</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/keluarga/pintunettercom-apakah-itu/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/keluarga/pintunettercom-apakah-itu/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Jan 2009 00:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Bingung&#8230; ughgh&#8230; darimana enaknya mengawali tulisan ini.. wadau.. macet dech.., aha.. gini aja mending cerita-in dulu aja bahwa konon, ada sebuah situs yang bernama www.pintunet.com yaitu sebuah situs yang memberikan re-view tentang bermacam-macam produk mulai dari sabun mandi, penyedab rasa hingga informasi tentang perkembangan teknologi terkini, situs yang memberikan sebuah gambaran tentang kelebihan dan kekurangan produk dan jasa berdasarkan pengalaman pribadi yang mereview. Namun kini situs itu tinggal kenangan karena semenjak kurang lebih 5 bulan yang lalu resmi ditutup. Penutupan situs itu ternyata menyisakan kekecewaan pada sebagian member yang tergabung disana, karena selain kehilangan tempat berkomunitas yang sudah layak-nya keluarga, juga pada situs ini memberikan re-ward berupa uang kepada anggota yang menuliskan produk disana. Berawal ditutupnya situs www.pintunet.com itulah kemudian lahir <a href="http://www.pintunetter.com" target="_blank">www.pintunetter.com</a></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-187"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Memang situs ini tadinya masih menggunakan hosting-an gratis-tis, namun pilihan dengan menggunakan hosting gratis bukannya tanpa alasan, tentunya untuk membangun komunitas tidaklah segampang membalikkan telapak tangan, dengan dibuatkan hosting gratis tersebut, ternyata tanggapan dari sebagian member yang peduli terhadap rasa kekeluargaan dengan mengesampingkan egoisme pribadi cukup menyenangkan, dan dari sebuah keinginan sederhana saja untuk tetap bisa saling komunikasi dan bisa berbagi tentang berbagai hal, jauh dari <span style="text-decoration: underline;"><em>sok-sok-an </em></span>dan saya yakin seyakin-yakinnya bahwa di lubuk hati paling dalam dari rekan-rekan yang sekarang tergabung di <a href="http://www.pintunetter.com" target="_blank">www.pintunetter.com</a> tidak terbersit dalam alam pikir mereka bahwa komunitas ini ada untuk menonjolkan pribadi masing-masing entah itu kekayaan, pengetahuan atau apalah.  Dan tentunya situs ini juga terbuka bagi siapapun tidak memilih dan memilah anggota yang ingin bergabung.</p>
<p style="text-align: justify;">Melihat traficc dan perkembang dari keanggotaan serta meng-akomodir keinginan dari member, maka dirasakan oleh bos-nya situs ini Abang Alidmin sudah saat-nya memindahkan hosting-an dari situs yang lama, dan akhirnya jadilah <a href="http://www.pintunetter.com" target="_blank">www.pintunetter.com</a> ini, mudah-mudahan dengan pindah-nya hosting menjadikan situs ini makin berkembang dan memberikan manfaat bagi member khusus-nya dan khalayak didunia maya amiin..</p>
<p style="text-align: justify;">Dan memang pada situs ini-pun tidak berani menjanjikan apa-apa. selain sebuah komunitas untuk bisa sharing pengalaman tentang berbagai hal, mau nulis apa saja bebas, mau berkomentar apa saja bebas asal tetap dalam koridor <strong><em><span style="text-decoration: underline;">saling menghormati dan saling menghargai dengan mengedepankan rasa kekeluargaan</span></em></strong>. Apalagi sebuah re-ward untuk memberikan bayaran bagi member yang meng-upload tulisan di situs ini, belum-belum ada sama sekali walau tidak menutup kemungkinan untuk kesana, haiiyah.. benar nggak Bang Alid..???.</p>
<p style="text-align: justify;">Kekompakan, kesungguhan dan rasa kekeluargaan telah benar-benar ditunjukkan dengan terlaksana-nya KOPDAR beberapa waktu lalu di Jakarta, dan ternyata diluar dugaan kegiatan KOPDAR makin menambah ke-akraban antara member yang tadinya hanya saling sapa dan lihat foto mereka serta kenal lewat tulisan paling banter sih telepon-teleponan atau lewat webcam.  Mereka bisa saling jabat dan menatap secara langsung dan ternyata tidak ada ego pribadi disana, tidak ada kesombongan disana jauh dari kesan sok disana, karena mereka sudah lebur menjadi satu keluarga dimana bisa menempatkan diri masing-masing dan inilah salah satu keindahan komunitas yang telah terbentuk tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Dan agar situs www.pintuntter.com ini nantinya mampu berbuat yang terbaik bagi membernya maka akan terus berbenah dan hal itu akan terus dilakukan oleh Bang Alidmin, satu sosok yang penuh dengan kesederhaan dan sedikit kalem walau rada norak (upps&#8230; sorry) untuk terus membenahinya dan tentunya akan dibantu dengan senang hati dan penuh ke-ikhlasan oleh beberapa rekan member. Semoga sukses sodara.. sepenuhnya aku mendukung, sesuai dengan apa yang bisa aku lakukan&#8230;.!!!!!</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/keluarga/pintunettercom-apakah-itu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sahabat Sejati, Dimana Kau..???</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/sahabat-sejati-dimana-kau/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/sahabat-sejati-dimana-kau/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 16:41:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sahabat, kawan, teman, karib adalah sebuah sebutan untuk seseorang yang begitu dekat dengan kita untuk saling berbagi tentang berbagai hal dimana dalam hubungan tersebut tercipta sebuah rasa saling percaya, saling menghormati dan menghargai satu sama lainnya. Hal itu adalah sebuah bentuk dari persahabatan yang ideal, yang akhirnya disebut sebagai &#8220;sahabat sejati&#8221;.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-172"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Karena terkadang kita terjebak pada sebuah kenyataan hidup disadari ataupun tidak, pada satu sisi ada sahabat yang mampu menuntun dan membimbing kita pada keridaan Ilahi, tapi sebaliknya ada pula sahabat yang menjerumuskan kita pada lembah kesengsaraan dan kesesatan, mereka selalu ada dan mendekati kita ketika kita berada diatas dan memiliki segalanya, namun akan menjauh jika kita sudah terjatuh. Maka memilih sahabat, memilih kawan haruslah hati-hati agar kita terselamatkan dunia akherat.. amiin..!!!!</p>
<p style="text-align: justify;">Pernah terbayangkah dalam angan kita bagaimana sahabat-sahabat Rasullullah berani dan mau berkorban demi keselamatan, rela menyerahkan harta dan nyawanya demi Rasullulah demi tegaknya jalan kebenaran dan demi Ridha Allah. Yang kita temui saat ini adalah teman dan sahabat yang hanya mau jika kita ajak untuk kegiatan-kegiatan yang menyenangkan saja, kita akan menemui kesulitan untuk mengajak mereka berbuat yang sedikit membutuhkan tenaga dan pikiran yang mungkin tidak akan merasakan dampak kesenangan itu secara langsung.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah pertanyaan muncul di benak kita, mengapa anak-anak muda saat ini begitu jauh terjerumus kepada kemaksiatan dan kemungkaran, tidak lain karena mereka dalam memilih teman bergaul yang kurang tepat,  yang perlu kita pahami adalah penyesalan itu datangnya belakangan, maka bagaimana agar kita tidak menyesal nantinya.  Sehingga agar kita memperoleh sahabat yang benar-benar bisa menyelamatkan kita dunia akherat minimal memperhatikan hal-hal berikut ini :</p>
<ul>
<li>Sahabat adalah seseorang yang selalu bisa menyejukkan hati kita.</li>
<li>Sahabat adalah seseorang yang ketika berbicara dapat menambah keimanan kita.</li>
<li>Sahabat adalah seseorang yang mampu menjaga kita dari kemaksiatan.</li>
<li>Sahabat adalah seseorang yang membuat kita rindu saat jauh dari kita.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Keberagaman kita akan tergantung pada bermacamnya perilaku dan sifat teman-teman yang kita miliki, karena sedikit banyak pergaulan dalam kehidupan itu akan memberikan sebuah persepsi dan sikap kita terhadap sesuatu. Dan pilihlah kawan atau sahabat itu yang antara lain :</p>
<ul>
<li>Kawan yang baik adalah yang sama-sama mengetahui rahasia  masing-masing akan tetapi mampu menjaganya;</li>
<li>Kita mengetahui kelebihan dan kekurangan dia dan dia pun mengetahui kelebihan dan kekurangan kita;</li>
<li>Dia tidak cemburu dengan harta benda, kedudukan dan kecantikan atau keindahan yang kita miliki, demikian halnya sebaliknya;</li>
<li>Sahabat yang baik mampu menahan emosi saat terjadi perbedaan pendapat dan mampu menjaga aib meskipun dalam keadaan marah.</li>
</ul>
<p>Lengkapi hal diatas dengan beberapa hal berikut untuk mendapatkan kawan sejati, yaitu antara lain :</p>
<ul>
<li>Sahabat hendaklah yang memiliki ilmu pengetahuan;</li>
<li>Sahabat hendaklah yang memiliki kejujuran dan keimanan;</li>
<li>Sahabat hendaklah yang memiliki akhlak karimah;</li>
<li>Sahabat hendaklah orang yang tidak mementingkan hara benda, kedudukandan garis keturunan.</li>
</ul>
<p>Dan hindarilah  :</p>
<ul>
<li>Kawan yang suka berbohong (al-kadzab);</li>
<li>Kawan yang fasik (orang yang selalu melanggar perintah-perintah Allah);</li>
<li>Kawan yang bakhi;</li>
<li>Kawan yang mengambil manfaat dari orang lain;</li>
<li>Kawan yang memutuskan tali persaudaraan.</li>
</ul>
<p>Akhirnya kita tinggal memilih dan menentukan dalam memutuskan untuk memperoleh sahabat-sahabat sejati.  Semoga Allah senantiasa melimpahkan rakhmat pada kita semua ammin.. amiin</p>
<p>sumber : Othman Shihab (pintu-pintu kesalehan)</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/sahabat-sejati-dimana-kau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sebuah Coretan Pada Selembar Kertas</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/puisi/sebuah-coretan-pada-selembar-kertas/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/puisi/sebuah-coretan-pada-selembar-kertas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Dec 2008 01:35:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi]]></category>
		<category><![CDATA[Cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=150</guid>
		<description><![CDATA[<p><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/12/emak2.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-152" title="emak2" src="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/12/emak2.jpg" alt="" width="82" height="85" /></a></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span class="verdana8point">Emak, satu sosok yang tidak akan pernah lekang dari imajinasiku, sampai kapanpun “insya allah”. Sosok yang kelihatan lemah akan tetapi ternyata begitu kuat dan tabah, sosok yang kelihatan tiada berdaya, namun memiliki kekuatan yang dasyat.</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span class="verdana8point"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span class="verdana8point">Sosok yang begitu mempesona dan mampu merubah dunia, yach.. itulah sosok seorang Ibu, maka berbahagialah wanita-wanita yang telah menjadi seorang ibu. Dari rahim-rahim merekalah pemimpin negeri dan dunia terlahir. Ketika semalam mendengarkan lagu dari Iwan Fals yang kurang lebih lirik-nya seperti ini:</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span id="more-150"></span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span class="verdana8point"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;">Ribuan kilo jalan yang kau tempuh</span></span><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;"><br />
<span class="verdana8point">Lewati rintang untuk aku anakmu</span><br />
<span class="verdana8point">Ibuku sayang masih terus berjalan</span></span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;"> </span></p>
<p class="MsoNormal"><span class="verdana8point"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;">Walau tapak kaki, penuh darah… penuh nanah</span></span><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;"><br />
Seperti udara… kasih yang engkau berikan<br />
Tak mampu ku membalas…ibu…ibu</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;">Ingin kudekat dan menangis di pangkuanmu</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;">Sampai aku tertidur, bagai masa kecil dulu</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;">Lalu doa-doa baluri sekujur tubuhku<br />
Dengan apa membalas…ibu…ibu…. </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><span style="font-size: 11pt; font-family: &#34;Albertus Medium&#34;;">(Lirik dan Lagu “IBU” dari Iwan Fals)</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span class="verdana8point"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span class="verdana8point">Tak terasa sebuah coretan pada selembar kertas menjadi bait-bait puisi, tidak indah memang apalagi istimewa, namun biarlah ku-abadikan pada blog ini. Semoga menjadikan aku termotivasi untuk bisa memberikan dan meluapkan baktiku pada Emak.. (begitu biasanya aku menyebut Ibu-ku).., dan coretan itu adalah sebagai berikut :</span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><span class="verdana8point"> </span></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong><em><span class="verdana8point">surga ditelapak kaki-mu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">restumu adalah ridlo-Nya..</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">marahmu adalah amarah-Nya</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">senyummu adalah kedamaian</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point"> </span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">Emak….</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dalam sakitmu masih engkau tanyakan bagaimana anakmu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dalam susahmu masih engkau usahakan kebahagiaan anakmu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dalam tidurmu masih engkau mimpikan celoteh anakmu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dalam do’amu anakmu selaku kau sebut..</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point"> </span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">Emak…</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">karena engkau aku ada</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">berkat engkau aku berani menyonsong kehidupan</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dari engkau aku bisa memaknai dan mengerti sebuah kasih</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">karena usap dan belaian cinta-mu </span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">ku tahu sebuah arti persahabatan dan persaudaraan</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point"> </span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dari kandungan hingga akhir hayatku</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">tiada mungkin ku balas semua pengorbananmu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">sampai kapanpun tidak akan mungkin</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">ku tukar semua kasih yang engkau tumpahkan</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">pada aku anakmu.</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point"> </span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/12/basuh-kaki.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-154" title="basuh-kaki" src="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/12/basuh-kaki.jpg" alt="" width="118" height="96" /></a></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">dan biarkan ku basuh kakimu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">biarkan ku cium telapak kakimu</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">karena hanya itu yang mampu aku lakukan</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point">sebagai tanda baktiku padamu..</span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt;"><strong><em><span class="verdana8point"> </span></em></strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">Judul apa yang pantas untuk coretan itupun masih bingung mau diberik judul apa, mungkin bisa juga judulnya sama dengan judul postingan tulisan ini… hhmmm karena memang bingung…</p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;"><strong>“Selamat Hari Ibu”……</strong></p>
<p style="margin: 0cm 0cm 0.0001pt; text-align: justify;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/sastra/puisi/sebuah-coretan-pada-selembar-kertas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Wanita, Makhluk Paling Unik dan Sulit Dimengerti, Tahu Kenapa..??</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/wanita-makhluk-paling-unik-dan-sulit-dimengerti-tahu-kenapa/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/wanita-makhluk-paling-unik-dan-sulit-dimengerti-tahu-kenapa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Nov 2008 15:31:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Unik]]></category>
		<category><![CDATA[Wanita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=25</guid>
		<description><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2008/11/jilbab-cantik.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-30" title="jilbab-cantik" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2008/11/jilbab-cantik.jpg" alt="" width="74" height="89" /></a>Wanita adalah makhluk yang paling unik di dunia menurut saya, tidak akan ada habisnya untuk dibicarakan dan dibahas tentang wanita ini, wanita bisa selembut sutera, tapi bisa sekeras karang. Dan untuk membahagiakan wanita tentunya <span style="color: #313a42;">kaum adam</span>(bapak, kakak, adik, mas atau om), haruslah bisa memahami, mengerti dan bisa menyelami perasaan wanita.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span id="more-286"></span></p>
<p><span style="color: #313a42;">Melihat dan memahami</span> <span> </span>wanita <span> </span><em>jangan</em> hanya dari <span style="color: #313a42;">body-nya yang bak gitar Spanyol</span>, atau <span style="color: #313a42;">wajah rupawan secantik Miss World atau Miss Universe bahkan Monalisa</span>, atau <span style="color: #313a42;">gerakannya yang lemah gemulai bak penari India</span>, bahkan mungkin dari <span style="color: #313a42;">desah suara yang begitu merdu semerdu suara Madonna.</span>.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Tapi pahamilah seutuhnya bahwa wanita itu</span> :<br />
<span style="color: #313a42;">Cerewet</span> : <em>Pahamilah ia tidak ada maksud untuk <span style="text-decoration: underline;">mengatur</span>, kadang hanya ingin LELAKI atau kita mengikut kata-katanya sekali waktu saja, maka mengerti dan pahamilah.</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Cinta</span>:<em>CINTA pertama bagi wanita <span> </span>adalah yang paling dalam dan tulus, cinta wanita <span> </span>itu tanpa syarat, maka dapatkanlah cinta wanita yang tulus itu, Maka akan kau dapatkan indah dan manisnya cinta sejati</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Ego</span>: Wanita <em>yang terlalu menyayangi orang yang dikasihi-nya sanggup menolak EGO-nya apabila bertemu dengan yang dicintainya.</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Halus</span>:<em>Ibarat sehelai sutera, cantik, mulus, lembut dan mudah tercabik serta koyak itulah perasaan Wanita. Walaupun seorang wanita memaafkan seseorang yang lain atas sebab kesalahan, biasanya <span> </span>Wanita <span> </span>akan ingat kesalahan tersebut untuk disimpan jadi pelajaran. <span style="text-decoration: underline;">Dan bukan DENDAM</span>, karena wanita <span> </span>itu pemaaf.</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Ikhlas</span>: <em>ke-Ikhlas-an hati seorang wanita <span> </span>tak perlu diragukan lagi, dia akan menerima dengan apa adanya dan memberikan segalanya tanpa berharap imbalan. Karena kasihnya itu tulus</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">ber-Korban</span>: Wanita <em>sanggup berkorban apa saja untuk seseorang yang amat disayangi, termasuk ibu bapak, anak-anak dan suami, serta kekasihnya. Ia akan menyerahkan segalanya untuk berkorban, karena Wanita <span> </span>amat tabah.</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Manja</span>:<em>Walaupun dia adalah seorang Wanita yang pandai berdikari, naluri seorang Wanita tetaplah seorang Wanita. Suka bermanja bukan hanya kepada insan yang bernama LELAKI , namun juga sesama kaum.</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Prihatin</span> : <em>Sentiasa memerhatikan keadaan sekeliling dalam diam. Karena Wanita bertindak berdasarkan perasaan dan bukan akal-nya</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Sensitif</span> : <em>Ketahuilah bukan karena ia bermaksud suka merajuk, tapi hanya ingin bermanja dan mendapatkan perhatian, maka perhatikanlah.</em></p>
<p><span style="color: #313a42;">Seks</span> : <em>SEKS bukanlah segala-galanya buat Wanita karena Wanita <span> </span>diciptakan dengan 9 nafsu dan satu akal. NAFSU yang banyak dan tidak tertumpu kepada satu saja. LELAKI pula dijadikan dengan 9 akal dan satu nafsu. Fungsi lelaki adalah <span style="text-decoration: underline;">membimbing </span>Wanita dan bukan menghanyutkannya.</em></p>
<p>Yakinlah.. jika kita bisa memahami, mengerti dan menyikapi serta menerima kesepuluh hal diatas, maka untuk membahagiakan wanita tidaklah sulit, karena belum tentu harta, paras cantik dan kedudukan tinggi mampu memberikan kebahagiaan hati dan jiwa bagi wanita.</p>
<p>Satu lagi yang perlu kita tahu, bahwa wanita itu hanya memiliki satu kekurangan, yaitu <span style="color: #313a42;">DIA LUPA BETAPA BERHARGA DIRINYA.</span>, maka <span style="color: #313a42;">selalu bimbing dan ingatkan serta hargailah wanita itu, dengan sepenuh hati didasar keikhlasan dan ketulusan.</span> Jika sekali satu wanita lupa akan <span style="color: #313a42;">harga diri (tahu khan yang saya maksud)</span>-nya akan hancurlah, semuanya&#8230;.. oh&#8230; <span> </span>wanita &#8230; Nah.. itulah uniknya wanita <span style="color: #313a42;">begitu banyak kelebihannya tapi hanya satu kekurangannya yang bisa menjadikan kehancuran sebuah dunia, dimana wanita itu tidak menyadari betapa diri-nya begitu berharga sehingga ia akan lupa terhadap harga diri-nya karena terbuai oleh nikmat dan gemerlapnya dunia fana… </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Demikian tulisan ini semoga bermanfaat dan terima kasih.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tulisan ini pernah aku publish di www.pintunet.com</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/wanita-makhluk-paling-unik-dan-sulit-dimengerti-tahu-kenapa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>