<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Filosofi</title>
	<atom:link href="http://www.ekasulistiyana.web.id/tag/filosofi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ekasulistiyana.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 28 Dec 2011 17:21:37 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Status</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/status/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/status/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 31 Dec 2010 10:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=784</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2011/01/status.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-785" title="status" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2011/01/status.jpg" alt="" width="192" height="132" /></a>Status </strong>adalah keadaan atau kedudukan seseorang atau badan dalam sebuah lingkungan bermasyarakat, tergantung dari sudut mana kita memandang dan melihat akan status tersebut; status terkadang mencerminkan sebuah keberadaan dan kepercayaan diri seseorang apalagi jika hal tersebut menyangkut strata sosial di masyarakat, maka status terkadang menjadi sangat penting pada komunitas tertentu, akan tetapi banyak sudah yang menganggap status adalah sebuah pembeda di dunia karena dimata Tuhan status manusia adalah sama dan hanya dibedakan oleh kadar ke-Imanan seseorang dihadapan Tuhannya, jadi apalah artinya status didunia ini, terutama status sosial..?? <span id="more-784"></span> Tidak jauh berbeda dengan bagaimana kita menulis status di jejaring sosial semisal facebook, penulisan status di facebook terkadang merupakan cerminan yang empu-nya account, namun tidak jarang juga sekedar having fun hanya sekedar menulis status. Bahkan ada juga yang menulis status di facebook merupakan sebuah ungkapan keinginan, perasaan dan letupan-letupan emosi, dan disinilah jika dalam menulis status tidak terkontrol bisa menjadi bumerang bagi yang menulisnya. Karena pemahaman sebuah bahasa tulisan akan jauh lebih beragam dan tergantung dari bagaimana yang membaca dalam meng-interpreasikan sebuah status tersebut.  Setidaknya hal itulah yang melatarbelakangi tulisan ini sehingga apa yang tertulis dibawah ini adalah review dari beberapa status di facebook.  Dan semoga mampu menjadikan motivasi kita, amiin..</p>
<p style="text-align: justify;">Dibawah ini adalah sekumpulan kata-kata yang pernah saya tulis menjadi Status dalam account facebook, yang tentunya menjadi sebuah motivasi tersendiri bagi saya; dan di penghujung tahun ini  stastus-status tersebut saya kumpulkan dengan harapan menjadi kilas balik dari sebuah perjalanan hidup di tahun 2010.</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Resiko adalah bagian dari kehidupan, sekecil apapun harus dihadapi dan bukan dihindari, kemampuan menghadapi resiko adalah bukti kedewasaan dan kebijaksanaan berfikir dan bertindak.. (30 Oktober jam 21:09)</li>
<li style="text-align: justify;">Realitas dari sebuah keinginan adalah perencanaan kegiatan, tindakan untuk mewujudkannya dan evaluasi dari hasil kerja (29 Oktober jam 14:00)</li>
<li style="text-align: justify;">Kemampuan dan kemauan bila dapat dikombinasikan dengan serasi adalah sarana mudah mencapai SUATU TUJUAN.. !!!  (22 Oktober jam 7:50)</li>
<li style="text-align: justify;">Untuk bisa mengerti itu begitu sulit akan tetapi untuk meminta di mengerti itu mudah; tapi jauh lebih bijaksana jika kita mampu mengerti dan bukan minta di mengerti; (18 Oktober jam 16:05)</li>
<li style="text-align: justify;">Angan-angan, cita-cita dan tujuan hidup hanya akan menjadi sebuah mimpi dan tak akan pernah menjadi nyata tanpa sebuah tindakan nyata dan kerja keras. (17 Oktober jam 8:36)</li>
<li style="text-align: justify;">Tidak akan tentram dan damai hidup seseorang jika dalam perjalanan hidupnya pernah menyakiti dan mengkhianati (15 Oktober jam 3:12)</li>
<li style="text-align: justify;">Pekerjaan hanya salah satu bagian dari penunjang karier, karena karier adalah sebuah kenyamanan dan ketentraman pribadi dalam melakukan pekerjaan. Jadi untuk mewujudkan karier adalah dengan menikmati dan mensyukuri serta melakukan pekerjaan itu dengan ikhlas. Maka karier akan datang dengan sendirinya (13 Oktober jam 10:43)</li>
<li style="text-align: justify;">Aku akan selalu hadir dalam setiap gerak dan nafasmu, walau engkau tidak lagi mengenalku, karena roh dari kebersamaan ada padaku dan bukan pada yang lainnya (11 Oktober; jam 14:36)</li>
<li style="text-align: justify;">KESUNYIAN HATI dan JIWA adalah milik orang-orang yang memiliki sebuah kerinduan, namun tidak tahu kepada siapa, KETENANGAN HATI dan JIWA adalah milik orang-orang yang memiliki kerinduan pada ILLAHI (09 Oktober jam 21:12)</li>
<li style="text-align: justify;">Persahabatan Sejati berbahan beberapa perbedaan, keinginan dan harapan, yang diracik dalam bejana kebersamaan yang ditaburi bumbu kesepakatan, toleransi dan saling pengertian&#8230; (gigis, 28 September 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Meninggalkan sebuah tanggungjawab dengan membebankan tanggungjawab pada orang lain, sama saja dengan penkhianat (27 September jam 9:52)</li>
<li style="text-align: justify;">Sabar itu nyata jika mau menerima apa adanya secara tulus dan ikhlas (24 September jam 14:46)</li>
<li style="text-align: justify;">Lebih baik bersatu dalam perbedaan, daripada bergabung dalam persamaan; karena dari perbedaan tercipta sebuah kebersamaan yang utuh; tapi dari persamaan hanya tercipta sebuah kebersamaan separuh saja. (23 September jam 13:06)﻿</li>
<li style="text-align: justify;"> Untuk menyatukan dua pikiran menuju satu visi dan misi ternyata diperlukan sebuah harmonisasi dengan hentakan-hentakan irama indah dalam sebuah melodi kehidupan (gigis, 22 September 2010)&#8230;</li>
<li style="text-align: justify;">Mewujudkan mimpi-mimpi dengan rasa syukur, ketulusan hati dan semangat pantang menyerah adalah salah satu jalan menuju sukses-nya mimpi-mimpi itu sendiri.. (gigis, 20 September 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Mencoba menepi sejenak memberikan kesempatan bagi yang lain untuk lewat, karena terkadang untuk bisa mengerti adalah sesuatu yang begitu sulit&#8230; sekedar bisa sedikit MEMAHAMI dan MENGERTI akan sebuah tanggungjawab&#8230; (gigis, 19 September 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Biarkan kukenang itu, walau bukan cerita indah, karena semua adalah bagian dari perjalanan hidup.. (gigis, 17 September 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Sulit berkembang dan maju, jika tiada keselarasan dan keserasian berpikir dan bertindak, keberanian memutuskan dan menggerakkan orang2 yg berpotensi adl awal yg benar dr sbuah manajemen, jika tidak bersiaplah utk tertahan pd ketidakpastian sebuah perjuangan.. (Gigis, 16 September 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">JANGAN pernah mengikrarkan diri sebagai pemimpin kalo belum bisa memberi, mengayomi, melindungi, dan siap dicaci maki, karena terkadang keputusan dan tindakan kita belum tentu mengakomodir semua keinginan orang-orang yang kita pimpin.. !!!.. (gigis, 06 September 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Berharap.. itu lebih baik daripada putus asa.. (gigis, 31 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Mengeluh, mengemis, memohon, berharap dan meratap adalah sebuah keharusan manusia pada Tuhan-Nya&#8230; (26 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Apakah SABAR itu harus MENGALAH ..??. adakah korelasi keduanya..?? (gigis, 23 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">MASALAH itu akan selalu ada dalam setiap tarikan nafas kita, dan MANUSIA harus mampu melalui dan menyelesaikannya, Itulah sebenarnya mengapa menusia adalah makhluk ciptaan-Nya yang paling mulia, Karenanya, hadapi dan selesaikan masalah itu dengan HATI, PEKERTI DAN NURAI jadi TIDAK DENGAN EMOSI (gigis, 21 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">SALING PERCAYA itu sebuah ikatan, namun kepercayaan itu akan hilang walau cuma satu kesalahan kecil sekalipun, MAKA saling terbuka untuk sebuah kepercayaan adalah hal yang begitu berharga. (gigis, 20 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Dengarlah nak, aku tak ingin jadi ayah yang hebat apalagi sempurna bagi kalian, aku cuma ingin jadi ayah yang bermanfaat dan bertanggungjawab terhadap kehidupan kalian&#8230; !! (gigis, 18 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Jiwaku merdeka.. karena tak ada yang berhak membelenggu, hatiku merdeka karena penuh cinta, dan kehidupanku-pun merdeka karena aku serahkan semua pada-Nya (Gigis, 16 Agustus 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">KESUKSESAN seseorang dalam kehidupan BUKANLAH dari banyaknya harta, emas permata dan kekayaan yang dimiliki, akan tetapi sejauhmana hidup kita MAMPU dan BISA bermanfaat bagi orang lain; (&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.????)</li>
<li style="text-align: justify;">AKU ada bukan datang, aku ada karena kau minta, aku curahkan semua yang ku bisa dan ku mampu tak berharap terbohongi, tertipu, terperas atau bahkan terkhianati; namun jika memang ketidakmampuan dan ketidakmengertianku menjadikan kau bersorak kegirangan dalam kemenangan, aku ucapkan selamat KAWAN, yang perlu kau pahami &#8230;dan mengerti&#8230; adalah MULAI-lah belajar untuk menghitung dengan NURANI dan MATA HATI ..  (gigis, 22 Juli 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Ketika harapan itu mulai pudar&#8230; tataplah kedepan, temukan semangat untuk menghimpun kembali atau bahkan harapan baru telah menanti-mu..  (gigis, 22 Juli 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Ketika kita bisa mencintai seseorang karena kekurangannya dan bukan kelebihannya adalah sebuah pencapaian yang luar biasa.. !!! (gigis, 04 Juli 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Merenda asa, merajut cita, untuk rengkuh engkau dalam bahagia-ku, karena kalian jiwaku, hatiku dan hidup-ku &#8230; !!! (gigis, 18 Juni 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Itulah kehidupan.. karena kita bukan perencana kita hanyalah pelaksana.. jalani, nikmati dan syukuri &#8230; didepan adalah kebahagiaan.. !!! (gigis, 17 Juni 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Sinurung rasa welas asih, linambaran wekasing budi, mugi tansah pinaringan karaharjan ugi ridho saking Gusti Kang Murbeng Dumadi&#8230;(gigis, 16 Juni 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Bilang saja CINTA, karena mudah &#8230;. MENGERTI DAN MEMAHAMI arti CINTA itu yang sulit dan rumit&#8230;, kesimpulannya&#8230;. jangan mudah BILANG CINTA kalau belum PAHAM da MENGERTI arti CINTA itu sendiri .(gigis, 11 Juni 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Konsistensi pada ucapan dan keserasian antara mulut, hati dan tindakan adalah langkah awal tercapai-nya kesuksesan dan kepuasan dalan menjalani kehidupan.. (gigis, 06 Juni 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Ternyata nikmat hidup, begitu nyata ketika bisa bersyukur pada apapun anugrah-Mu (Gigis, 11 Mei 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Karena kami peduli maka biarkan kami berkreasi sesuai dengan panggilan hati&#8230;.. (gigis, 04 Mei 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Damai, bisa kita temui dari ketenangan berpikir dan keikhlasan dalam berbuat dan bertindak&#8230;. (gigis, 25 April 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">WAKTU tidak akan pernah berjalan mundur.. WAKTU bisa bersahabat dan bisa memusuhi, jadikanlah WAKTU adalah sahabat gunakan setiap detik waktu untuk kegiatan bermanfaat.. !!!(gigis, 24 April 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Awal itu tidak akan ada jika akhir tiada, dan tiada akhiran tanpa awalan (Gigis, 16 April 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">OTAK itu bukan OTOT dan OTOT bukan OTAK keduanya harus seimbang, dan jika manusia hanya mengandalkan OTOT tanpa OTAK tidak beda dengan ROBOT (gigis, 14 April 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Ternyata menghadapi beribu pedang dan tombak dari arah depan lebih mudah, daripada sebilah pisau dari arah belakang&#8230; !!!! (gigis, 29 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">CINTA.. tidak selalu datang bersama dengan JODOH, tapi JODOH selalu datang bersama dengan CINTA (gigis, 27 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Dua telinga untuk bisa mendengar, dua mata untuk bisa melihat, dua lubang hidung untuk memberikan keleluasaan bernafas, kenapa hanya SATU MULUT, saja..??(gigis, 27 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Engkau tawarkan asa pada setiap desahmu, ku sambut dengan semangatku, mari kita gapai mimpi menjadi nyata&#8230; (gigis, 24 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Aku mengenalmu dengan apa adanya, saat ku bersamamu apa adanya, kita jalani hari-hari kemaren, saat ini dan besok hari tetap dengan apa adanya, karena kita selalu mencoba untuk bisa bersyukur akan nikmat ini.. !!! (gigis, 23 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Ternyata tidak cukup berkata &#8220;aku selalu bersama-mu&#8221;, &#8220;setiaku untukmu&#8221;, ..&#8221;aku ada buatmu&#8221;.. dan sebagai-nya, karena yang diperlukan adalah &#8220;REALITAS dari Ungkapan itu&#8221;, semoga aku tak sekedar bicara, karena aku memang MILIKMU.. !!!!(gigis, 23 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">RESAH DAN GELISAH, ini terjadi disaat kita tidak berani untuk mengawali melangkah, hanya diam tanpa kata, membayangkan dan merekayasa serta mengkonsep yang tidak ada tindaklanjut.. kita akan dikejar-kejar oleh bayangan kita sendiri&#8230; !!!(Gigis, 19 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">LAPANG DADA adalah sebuah masakan kehidupan yang begitu nikmat, ingin tahu resep-nya racik dengan sedikit kesabaran, ditambah satu pengertian, siram dengan keleluasaan berpikir lalu sajikan dengan se-ulas senyuman &#8230; !!!(gigis, 18 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Ideal-nya semua dimulai dari awal, satu persatu, selangkah demi selangkah, diakhiri dengan rasa syukur.. maka keberhasilan dan kesuksesan akan terasa begitu NIKMAT(gigis, 17 Maret 2010)</li>
<li style="text-align: justify;">Salah satu cara untuk mendapatkan kebahagiaan dan kesuksesan dalam hidup adalah dengan &#8220;&#8221;berkata kepada keduanya dengan perkataan yang lemah lembut&#8221;"(gigis, 16 Maret 2010)</li>
</ol>
<p>Demikian semoga bermanfaat terima kasih</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/status/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cermin, Refleksi Sebuah Kejujuran</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/cermin-refleksi-sebuah-kejujuran/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/cermin-refleksi-sebuah-kejujuran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Aug 2010 22:26:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Rohani]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/07/cermin.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-597" title="cermin" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/07/cermin.jpg" alt="" width="116" height="136" /></a>Cermin, siapa yang tidak tahu dan mengenal benda yang satu ini, karena dalam setiap ruang, setiap sisi-sisi rumah akan selalu ada benda ini, tiada habisnya kita mamatut diri didepan cermin untuk sekedar bisa melihat apa yang kurang pantas pada diri kita, karena jelas bawah pengertian cermin sendiri adalah permukaan memantul yang cukup  licin untuk membentuk imej. Cermin dikenali ramai sebagai sejenis benda  yang boleh memantulkan cahaya ataupun bayang-bayang. <a href="http://ms.wikipedia.org/wiki/Cermin" target="_blank">(http://ms.wikipedia.org/wiki/Cermin)</a>. Ach.. itu hanyalah sebuah definisi dan pengertian, namun pernahkah kita sedikit memahami fungsi cermin itu lebih jauh dan lebih dalam lagi, bahwa cermin tidak sekedar pemantul bayang-bayang, bahwa cermin tidak sekedar alat untuk melihat sudah pantaskah dandanan kita. Pernahkah kita menyadari bahwa <strong>cermin begitu jujur</strong> pada kita. Karena apa yang ada pada diri kita akan dipantulkan demikian apa adanya oleh cermin.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-596"></span>Sebuah kesadaran dan rasa mawas diri dapat kita dapatkan dari cermin ini, ada sebuah ungkapan dalam bahasa jawa   <strong>&#8220;Ngiloa Githoke Dhewe&#8221;, </strong>yang secara harfiah adalah <em><span style="text-decoration: underline;">bercerminlah pada tengkuknya  sendiri, </span></em>dengan<em><span style="text-decoration: underline;"> </span></em>arti sebagai berikut  :</p>
<ul>
<li>Ngilo : bercermin</li>
<li>Ngiloa : bercerminlah</li>
<li>Githok :  tengkuk</li>
<li>Githoke : tengkuknya</li>
<li>Dhewe : Sendiri.</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Arti yang tersirat dari ungkapan itu adalah<em> kita diajak untuk melihat dan mengetahui tentang diri k</em><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/cermin2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-602" title="cermin2" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/cermin2.jpg" alt="" width="138" height="202" /></a><em>ita  leb</em><em>ih jauh. Selain ada kebaikan ada juga kekurangan dan kelemahannya.</em> Kita diajak untuk menyadari akan kekurangan dan kelemahan kita sendiri dengan sebuah nilai  yang diajarkan bahwa <em>ungkapan</em><em> ini mengajarkan agar setiap orang mau  mawas diri. </em></p>
<p style="text-align: justify;">Sejauhmana kita menggunakan cermin selama ini, apakah sebatas kita bercermin untuk badaniah kita..?? sudah pernahkan kita mematut diri di cermin kemudian mencoba untuk melihat dan menyelami diri kita yang sebenarnya, yach.. &#8220;<strong>Cermin Hati</strong>&#8220;.. sering kita lupakan ketika kita berada di depan cermin, karena kita hanya sebatas bercermin untuk badan kita. Mematut diri dan membetulkan dandanan yang kurang pas, namun kita hampir tidak pernah mencoba untuk bisa memahami dan membetulkan sikap, perilaku, tindakan serta ucapan-ucapan kita yang dipantulkan oleh &#8220;<strong>cermin hati</strong>&#8220;<em>, </em>karena kita terkadang kurang respek terhadap <em>&#8220;Kejujuran&#8221;</em> dari Cermin itu.</p>
<p style="text-align: justify;">Cermin akan mengatakan apa adanya tentang diri kita, cermin itu tidak pernah bohong, cermin itu jujur, cermin itu apa adanya tidak ada yang ditutupi cermin apa yang ada pada diri kita itulah yang akan dipantulkan oleh cermin<em>. </em>Sudah sewajarnya jika kita menjadikan cermin adalah sahabat sejati<em> </em>bagi kita karena cermin akan bilang jelek jika kita jelak dan akan bilang baik jika kita baik. Dan karena cermin adalah refleksi sebuah kejujuran sangat tepat dan pas jika cermin kita gunakan sebagai alat untuk instropeksi diri dimana kekurangan dan kelebihan kita dalam menjalani kehidupan ini. Semoga dengan demikian kita dapat menjadi manusia-manusia yang bermanfaat bagi kehidupan, dengan terus bercermin dengan &#8220;CERMIN HATI&#8221;.. semoga bermanfaat terima kasih <em><br />
</em></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/cermin-refleksi-sebuah-kejujuran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengaruh Kedewasaan dan Mentalitas Pada Sebuah Keberhasilan</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/pengaruh-kedewasaan-dan-mentalitas-pada-sebuah-keberhasilan-2/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/pengaruh-kedewasaan-dan-mentalitas-pada-sebuah-keberhasilan-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Jul 2010 01:31:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Article]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Live]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=560</guid>
		<description><![CDATA[<div>
<p style="text-align: justify;">Pertama  selamat kepada Belanda dan para fans serta pendukungnya, karena semalam  telah mampu mengalahkan berhasil untuk melajut ke-babak berikutnya  dalam ajang Piala Dunia 2010, sehingga Belanda akhirnya yang lolos ke  semifinal. Pertandingan yang mempertemukan Belanda VS Brazil  dilaksanakan di Stadion Nelson Mandela Bay, Port Elizabeth berjalan  cukup menarik, walau di babak pertama Belanda se-akan sulit untuk bisa  menggedor pertahanan Brazil, justeru kebobolan oleh sontekan Robinho  yang lepas dari kawalan pemain-pemain belakang Team Orange karena memang  terlihat kurang solid di babak pertaman. Hingga peluit babak pertama  usia skor 1 – 0 untuk Brazil tidak berubah.</p>
<p style="text-align: justify;">Berawal dari umpan silang dari sektor  kanan, Julio Cesar yang berusaha meninju bola tidak mengenai sasaran.  Melo yang di saat bersamaan ingin membuang bola justru mengarahkan si  kulit bundar ke dalam gawang sendiri. Kedudukan pun menjadi imbang 1-1.  Gol itu melecut motivasi pemain Belanda. Sneijder sukses merobek jala  Cesar melalui sundulan kepala setelah bola liar dari Kuyt diselesaikan  dengan baik pada menit ke-67.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-560"></span><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="350" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/u1djcbWRdDc" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350" src="http://www.youtube.com/v/u1djcbWRdDc"></embed></object></p>
<p style="text-align: justify;">Upaya Brasil untuk menyamakan kedudukan semakin berat  setelah harus bermain dengan sepuluh orang di menit ke-73, karena Melo  diganjar kartu merah akibat perbuatan tidak terpujinya menginjak Arjen  Robben. Bahkan Belanda Nyaris dua kali menjebol gawang Brasil di sepuluh  menit terakhir lewat Kuyt dan Sneijder. Namun peluang ini terbuang  percuma. Hingga laga usai, skor 2-1 untuk kemenangan Belanda tetap  bertahan.</p>
<p style="text-align: justify;">Dari pertandingan semalam begitu  terlihat bahwa Belanda terlihat lebih siap dan dewasa dalam menghadapi  Brazil dan juga terlihat mentalitas pemain jauh lebih bagus daripada  Brazil, dan mungkin salah satu faktor keberhasilan Belanda semalam  adalah kedewasaan dan mentalitas memberikan kontribusi yang cukup  signifikan terhadap keberhasilan Belanda dalam mengalahkan Brazil,  karena jika dilihat dari kualitas pemain kedua team bisa dianggap  berimbang, sebenarnya Brazil lebih solid di lini belakang, namun Brazil  tidak mampu memanfaatkan sisi kelemahan lini belakang dari Belanda,  ekspresi pemain dan emosi pemain begitu terlihat Brazil lebih  meledak-ledak dibandingkan dengan Belanda. Karena Belanda terlihat lebih  tenang, hikmah yang dapat diambil dari pertandingan semalam adalah,  kedewasaan dalam mengendalikan diri dan emosi serta mental yang mampu  kita kendalikan dengan baik akan mampu mempengaruhi kita dalam  bertindak, berbuat dan melakukan tindakan.</p>
</div>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/pengaruh-kedewasaan-dan-mentalitas-pada-sebuah-keberhasilan-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Dari Sang Semut.. !!!</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/belajar-dari-sang-semut/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/belajar-dari-sang-semut/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 13 Mar 2010 12:55:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Kerja]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=508</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/03/Semut-Salaman.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-511" title="Semut Salaman" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/03/Semut-Salaman.jpg" alt="" width="127" height="66" /></a>Semut, serangga satu ini adalah satu ciptaan Allah SWT yang menurut saya begitu gigih dalam memperjuangkan dan meraih suatu keberhasilan dalam hidup,  begitu rukun dan ramah antara satu dengan yang lainnya. Jika kita amati secara mendalam perilaku semut, sangat bagus untuk kita jadikan filosofi dalam hidup kita, apakah yang terbersit dalam alam pikir kita ketika melihat semut, dalam sekilas kita akan merasa sebal dengan semut, karena semut akan mengganggu makanan dan terlihat kotor, namun dibalik itu semua dapat kita ambil sebuah pelajaran berharga dari sosok semut ini.   <span id="more-508"></span>Filosofi itu antara lain :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Semut selalu menyapa ketika berpapasan dengan sesama semut, dan dia tidak memandang semut itu siapa, asal dari mana, keturunan siapa, pekerjaannya apa dan sebagainya dan sebagainya. Setiap bertemu tanpa pikir panjang akan saling menyapa. Manusia belum tentu bertemu dengan manusia lain akan saling menyapa apalagi belum kenal, padahal dengan saling menyapa kita akan semakin menambah teman dan mempererat tali silaturahim, lalu mengapa terkadang kita sering mengabaikan hal ini, banyak hal dan faktor yang menjadi penyebabnya, mungkin merasa minder, tidak setingkat, merasa lebih rendah atau bahkan sebaliknya. Sobat tidakkah kita malu dengan semut yang hanya binatang namun memiliki kerendahan hati yang dalam untuk saling menyapa ketika bertemu.</li>
<li>Semut adalah sosok binatang yang gigih dan pantang menyerah, ia tidak akan pernah mundur walau halangan dan rintangan menghadang dia, karena ketika mereka terhalang dan Anda berusaha menghentikan langkahnya, maka semut akan mencari jalan yang lain.  Bahkan mereka akan terus berbaris beriringan mengikuti langkah pemimpinnya sampai pada tujuannya.   Semut akan berjalan naik ke atas, berjalan turun ke bawah dan bahkan berkeliling sampai menemukan jalan.   Dan manusia terkadang cepat putus asa jika apa yang ia lakukan menemukan jalan buntu tidak ada keinginan untuk mencari jalan keluar yang lain, dan rasa putus asa inilah yang kadang menjadi penyebab kegagalan dari sebuah cita-cita, Sobat mengapa kita tidak berusaha untuk bisa lebih sabar dan berusaha lebih keras lagi untuk meraih cita-cita kita, jangan pernah menyerah untuk mencari jalan keluar sampai tujuan tercapai.</li>
<li style="text-align: justify;">Semut selalu berasumsi bahwa musim dingin adalah musim panas, yang mengadung makna bahwa semut mengumpulkan makanan mereka untuk di musim dingin pada saat pertengahan musim panas, tidak ada kamus berhenti mencari dan mengusung makanan pada diri semut, ketika makanan dan sumber kehidupan masih ada, akan ia ambil sampai habis baru mencari sumber-sumber kehidupan yang lainnya. Namun pada diri manusia terkadang tidak begitu mempertimbangkan dan memperhatikan bahwa kehidupan terus berputar dan kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok, lusa atau kehidupan setelah ini, sehingga terkadang kita lalai untuk bisa memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya.  Sobat akankah kita hanya berpangku tangan menunggu apa yang sudah kita dapati, cukup puas dengan sebuah keberhasilan dan tidak ada keinginan untuk berbuat lebih dalam kebaikan.</li>
<li style="text-align: justify;">Semut telah memiliki hak dan tanggungjawab masing-masing tidak pernah ada rasa iri, cemburu bahkan saling berebut apa yang telah dilaksanakan oleh semua, tidak ada semut sikut kiri sikut kanan hanya untuk mendapatkan sesuatu yang bukan hak dan tanggungjawabnya, namun pada diri manusia selalu saja ada rasa iri, dengki dan cemburu antara satu dengan yang lainnya, entah cemburu karena melihat keberhasilan, kebahagiaan atau bahkan kesuksesan orang lain. Sobat mengapa kita tidak berusaha untuk bisa menjadikan keberhasilan, kebahagian dan kesuksesan orang lain sebagai motivator bagi kita untuk menjadi lebih baik lagi.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Mungkin empat hal diatas dapat kita jadikan sebagai bahan untuk merenungkan kembali filosofi kehidupan semut yang ternyata bagus juga untuk kita terapkan di dalam kehidupan kita, sehingga akan dapat menjalankan kehidupan ini dengan lebih nyaman lagi. Intinya adalah filosofi semut yang dapat kita tiru adalah :</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Bersikap ramah dan membudayakan saling menyapa terhadap sesama untuk menyambung tali silaturahim.</li>
<li>Selalu gigih dan pantang menyerah dalam usaha menggapai cita-cita.</li>
<li>Tidak mudah putus asa dalam menjalankan tugas dan kewajibannya</li>
<li style="text-align: justify;">Jauh dari rasa iri dan dengki terhadap keberhasilan, kebahagiaan dan kesuksesan orang lain, jadikan hal itu sebagai motivasi dalam mewujudkan cita-cita.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/filosofi-hidup/belajar-dari-sang-semut/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ulat, Kepompong, Kupu-kupu Refleksi Sebuah Kehidupan</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/ulat-kepompong-kupu-kupu-refleksi-sebuah-kehidupan/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/ulat-kepompong-kupu-kupu-refleksi-sebuah-kehidupan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 09:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Filosofi Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Filosofi]]></category>
		<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Mimpi]]></category>
		<category><![CDATA[Pitutur]]></category>
		<category><![CDATA[Unik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=495</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/02/kupu_metamorph.gif"><img class="alignright size-full wp-image-500" title="kupu_metamorph" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/02/kupu_metamorph.gif" alt="" width="150" height="138" /></a>Mendengar kata ulat yang terbayang dalam angan kita adalah sosok makhluk yang begitu menjijikan dan terbayang sebuah kerasukan, tidak sedikit orang yang begitu geli dan bahkan jijik bila melihat ulat, belum lagi ulat adalah makhluk perusak karena ketika makan tidak akan berhenti sebelum yang dimakannya habis, sehingga ulat begitu identik dengan sifat-sifat yang kurang baik, namun ketika ulat tersebut telah menjadi kupu-kupu terlihat sebuah keindahan dan ke-elokan dari makhluk ciptaan Tuhan. Makanannya pun serbuk sari dari kuncup-kuncup bunga dan apa yang dilakukan kupu-kupu adalah sebuah hal yang mulia karena dari kaki-kaki-nya akan menyebarkan benih-benih tumbuhan, serta terjadi persilangan tumbuhan secara alami.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-495"></span><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/02/Ulat.jpg"><img class="size-full wp-image-499 alignleft" title="Ulat" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/02/Ulat.jpg" alt="" width="210" height="158" /></a>Ulat untuk menjadi kupu-kupu harus terlebih dahulu menjadi kepompong, itulah sebuah metamorfosa yang harus dilewati dan kita tidak mengalami Metamorfosa, dalam artian fisik yang sesungguhnya, tidak mengalami proses terlahir serupa telur, menjadi ulat, menjadi kepompong lalu terlahir kembali menjadi seperti kupu-kupu. Tetapi sebenarnya, dengan sebuah pemahaman bahwa manusia selalu mengalami perubahan hidup itu ya dan pasti.  Ada sebuah proses metamorfosa dapat terjadi pada manusia secara psikologis pada momen-momen tertentu dalam kehidupan, yang menandai berbagai macam perubahan, baik perubahan peran, perubahan kepribadian, perubahan kualitas hidup, bahkan perubahan nasibnya. Setiap proses perubahan yang terjadi, mengandung pilihan bijak individu, untuk berubah menjadi sosok yang lebih indah &#8211; bagaikan kupu-kupu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada satu pembeda antara manusia dengan ulat dimana ulat tidak memiliki pilihan, karena ia hanya akan menjadi kupu-kupu akan tetapi manusia justru memiliki kesempatan untuk memilih akan menjadi manusia yang bagaimana dan seperti apa, dan proses inilah yang merupakan sebuah metamorfosa dalam diri manusia, menumbuhkan motivasi dalam diri, mengambil keputusan, menjalani proses belajar, memaknai hidup dan menjadi (seperti) Kupu-kupu.</p>
<p style="text-align: justify;">Ulat harus berubah menjadi kepompong baru akan menjadi kupu-kupu, sedangkan manusia lahir sebagai bayi berkembang yang kemudian menjadi anak-anak terus menginjak remaja berubah sebagai manusia dewasa untuk mempersiapkan diri menghadapi hari tua-nya dengan sebuah kebahagiaan. Yang dapat kita ambil dari hikmah dalam sebuah metamorfosa ulat menjadi kupu-kupu adalah :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Ulat, adalah sebuah makhluk hidup yang ia gunakan hidup-nya untuk makan dan makan tanpa ada tindakan apapun selain menghabiskan apa yang ia bisa makan, sama hal-nya dengan manusia ketika masih bayi hingga anak-anak karena masih dalam masa pertumbuhan baik fisik maupun psikis-nya, maka terkadang usia bayi dan anak-anak adalah masa-masa pembentukan jatidiri manusia.</li>
<li style="text-align: justify;">Kepompong perubahan dari ulat dimana ia tidak lagi makan, akan tetapi sudah terbungkus cangkang yang ia akan berpuasa tidak bergerak untuk bisa berubah menjadi kupu-kupu, jika dalam kehidupan manusia usia remaja hingga dewasa-lah hal ini kita lakukan, pada masa-masa remaja hingga dewasa manusia mulai bisa berpikir dan merenungkan akan apa yang akan ia lakukan dan perbuat untuk bisa menuju sebuah kesuksesan hidup. Jika memang ia habiskan waktu remaja dan dewasa-nya untuk foya-foya, bermalas-malasan, atau hanya berdiam diri, maka di hari tua-nya nanti hanya berbuah penyesalan, berbeda jika masa remaja hingga dewasa ia gunakan untuk belajar, bekerja keras, terus termotivasi untuk maju di hari tua kelak kebahagian hakiki yang ia peroleh.</li>
<li style="text-align: justify;">Kupu-kupu sebuah makhluk yang begitu indah dipandang dan menyenangkan, sosok kupu-kupu adalah buah dari hasil perjuangan kepompong dalam cangkang dan keluar dengan susah payah yang akhirnya memiliki sayap-sayap indah untuk terbang. Demikian hal-nya manusia jika kita bisa memanfaatkan waktu remaja dan dewasa dengan sebaik-baiknya, di hari tua tidak akan rugi karena tujuan hidup dapat tercapai.</li>
</ol>
<p>Potret bagaimana perjuangan ulat untuk menjadi kupu-kupu dapat kita lihat dalam video berikut :<a class="aligncenter" href="http://"><object id="kupu" style="width: 425px; height: 350px;" classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="350" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="swliveconnect" value="true" /><param name="quality" value="high" /><param name="scale" value="showall" /><param name="salign" value="r" /><param name="wmode" value="transparent" /><param name="name" value="Kupu-kupu" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/GTUgUEpqBrA&#38;feature" /><param name="align" value="top" /><param name="bgcolor" value="#0066ff" /><param name="vspace" value="5" /><param name="hspace" value="5" /><embed id="kupu" style="width: 425px; height: 350px;" type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="350" src="http://www.youtube.com/v/GTUgUEpqBrA&#38;feature" bgcolor="#0066ff" name="Kupu-kupu" wmode="transparent" salign="r" scale="showall" quality="high" swliveconnect="true" align="top" vspace="5" hspace="5"></embed></object></a></p>
<p style="text-align: justify;">Dan itulah sebuah potret metamorfosa sebuah makhluk hidup berupa ulat untuk bisa menjadi kupu-kupu ternyata diperlukan sebuah perjuangan yang tidak mudah dan ringan, akankah kita sebagai manusia hanya akan berserah dan berdiam diri saja untuk mencapai sebuah tujuan dalam hidup.  Untuk itu rekan Black Community Maka setidaknya untuk mencapai tujuan dan cita-cita dalam kehidupan kita, minimal kita harus melakukan hal-hal berikut :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Pertama, menentukan tujuan secara spefisik, begitu variatifnya tujuan hidup kita menjadikan kita tidak fokus akan apa yang menjadi keinginan kita dalam hidup ini, untuk lebih spesifik-nya kita bisa menentukan visi, misi dan tujuan dari kehidupan kita, karena ternyata hanya 5 persen di antara mereka yang memiliki tujuan yang spesifik. Selebihnya hanya tujuan yang ngambang yang tidak jelas cara pencapaiannya. Seperti, tujuan hidup adalah menjadi manusia yang berguna untuk nusa bangsa dan negara, menjadi manusia yang bermanfaat, dll.</li>
<li style="text-align: justify;">Kedua, buat keputusan untuk memulai melangkah dari langkah pertama sampai langkah terakhir. Punya tujuan hidup saja tanpa memutuskan untuk mulai melangkah tidak memiliki arti apa-apa. Karena bisa saja kita hanya terjebak pada niat kita ingin bertindak A atau berbuat B akan tetapi tidak segera melangkah, maka yang ada hanya sebuah konsep tanpa tindakan;</li>
<li style="text-align: justify;">Ketiga, fleksibel dalam menggunakan cara untuk mencapai tujuan bukan berarti meng-halal-kan segala cara. Satu cara bisa saja berhasil dan bisa juga tidak berhasil mencapai tujuan. Artinya, kalau satu jalan berhasil mencapai tujuan kita dapat menyumpulkan memang itulah caranya. Namun apabila satu<a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/02/kupu2-menghisap-madu.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-502" title="kupu2 menghisap madu" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/02/kupu2-menghisap-madu.jpg" alt="" width="173" height="130" /></a> cara belum berhasil, jangan cepat putus asa. Ulangi kembali dengan cara lain yang berbeda sampai berhasil.</li>
<li style="text-align: justify;">Dan yang terakhir, keempat pahami hukum proses. Hukum proses mengatakan bahwa untuk mencapai satu titik maka diperlukan waktu tertentu. Bisa cepat, bisa juga lambat. Dan ini artinya, untuk mencapai satu tujuan tertentu tidak ada istilah karbitan, jalan pintas, karena semua butuh sebuah proses yang harus dilalui setiap tahapannya, tidak ada kesuksesan tanpa mengerti sebuah perjuangan dan kegagalan, tidak akan merasa bahagia tanpa senang memaknai rasa sedih dan duka.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dan ke-empat langkah tadi tentunya harus disertai dengan doa dan motivasi tinggi untuk bisa mewujudkan apa yang akan kita capai, Ulat menjadi Kepompong  dan kepompong menjadi Kupu-kupu adalah Refleksi sebuah kehidupan yang pantas untuk kita maknai untuk memunculkan motivasi dalam hidup.   Demikian tulisan ini semoga bermanfaat terima kasih</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/ulat-kepompong-kupu-kupu-refleksi-sebuah-kehidupan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

