Ingin Bahagia, Tentukan Tujuan Hidupmu

Manusia hidup di dunia ini tentu ingin bahagia dan tidak berharap mengalami kesusahan apalagi penderitaan, akan tetapi hal itu tidak akan mungkin terjadi, kebahagiaan itu ada karena adanya penderitaan. Dan kesusahan ataupun penderitaan adalah sebuah dinamika dalam kehidupan, dan kita tidak akan merasakan kebahagiaan jika tidak mengalami kesusahan ataupun penderitaan itu sendiri.

Ayah, .. Ajarkan Aku Sebuah Logika

imagesJarang sekali atau bahkan hampir tidak terdengar sebutan ayah yang membumi, yang mampu mendobrak kepekaan berpikir pada anak, karena sosok ayah terkadang masih juga tertutupi oleh peran seorang ibu; apalagi secara nyata ada Ibukota mana ada Ayahkota, ada Ibu Jari mana ada Bapak Jari, ada Ibu Pertiwi mana ada Ayah Pertiwi; hal ini karena memang arti seorang ibu dan makna seorang ibu bagi kehidupan sangat-sangat penting dan begitu mulia; Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548); yang juga ada dalam surat (Qs. Al-Ahqaaf : 15) (source)