Tag Posting Belajar
Uang, Mengapa Begitu Menggiurkan
Ditulis oleh admin dalam Bahan Kuliah pada 26 Agustus 2011
Siapa yang tidak mengenal uang, rasanya suatu hil yang mustahal manusia hidup tidak mengenal uang, bahkan karena uang juga manusia bisa bertindak “BODOH” yang terkadang sudah diluar nalar. Namun hal itu bagi orang-orang yang begitu mendewakan uang sebagai segalanya. Memang dari sisi manfaat dan keperuntukannya uang mendominasi sektor ekonomi dimana uang akan memiliki peran dan andil yang besar terhadap kestabilan perekonomian, karena mulai anak kecil hingga orang tua akan membutuhkan uang, dari desa hingga kota perlu uang. UANG, begitu terkenalnya sampai dalam keseharian kita tidak akan terlepas dari sosok ini. Sedangkan pemahaman kita akan uang tentu masih sebatas fisiknya saja dan sebatas nominal uang itu. Lebih jauh pada tulisan ini sengaja ingin saya sampaikan secara sederhana apakah itu uang. Baca hingga selesai »
Ketika Roh Pendidikan Terabaikan .. !!
Ditulis oleh admin dalam Bahan Kuliah, Filosofi Hidup pada 4 Juni 2011
“Pendidikan adalah proses harmonisasi antara alam wiraga (dunia tindakan) dan alam wirama (dunia pengendalian)” (Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, 2 Mei 1889 – 26 April 1959). Inilah fundamental pendidikan yang ditanamkan Ki Hajar Dewantoro waktu itu, sehingga dalam lambang dan” ruh” pendidikan Indonesia memiliki semboya Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mbangun Karso TUTWURI HANDAYANTI, jika insan-insan pendidik di negeri ini, pengambil kebijakan (Kemendiknas) dan juga manusia-manusia yang terhormat (DPR Komisi X) mengembalikan akar pendidikan negeri ini ke fundamental pendidikan yang ditancapkan oleh Raden Mas Soewardi Soerjaningrat, maka keadaan negeri ini akan tetap bersatu padu tidak tercerai berai oleh perbedaan pendapat, ras, partai status sosial dan lain sebagainya. Karena mereka hanya bertujuan pada pencapaian visi dan misi bersama Indonesia Raya, satu nusa, satu bangsa dan satu bahasa Indonesia. Lalu bagaimana sebenarnya potret pendidikan Indonesia, dulu, kini dan mendatang.
Ing Ngarso Sung Tuladha, Ing Madya Mbangun Karso TUTWURI HANDAYANTI, merupakan salah satu penjabaran yang begitu cerdas dari dasar negara Pancasila, tidak sesederhana yang kita bayangkan dan baca, diperlukan kecerdasan dan kedalaman berpikir sehingga muncul “Ruh” pendidikan tersebut. Arti dari semboyan ini adalah: Ing ngarsa sung tuladha (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik), Ing madya mbangun karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan Tut wuri handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan). Dulu .. dulu sekali para pendidik di negeri ini begitu cerdik dan cerdas dalam mengarahkan dan mendidik insan-insan calon pemimpin negeri ini. Dengan semboyan pendidikan yang ada dengan tetap berdasarkan pada Pancasila. Namun saat ini para petinggi negeri seakan tidak peduli dengan konsep pendidikan yang begitu indah dan agung. Reformasi yang diinginkan dan dijalankan sudah salah arah, tidak ada lagi pembatasan konseptual yang pasti, karena kebijakan yang diambil akan berganti dan beralih setelah 5 tahun berjalan se-umur pemimpin negeri ini dan yang menjadi korban adalah tunas-tunas bangsa karena kebijakan. karena egoisme dan karena idealisme sebagian golongan yang tidak memahami dan mengerti dengan sebenarnya “ruh” dari pendidikan itu sendiri. Baca hingga selesai »
Perjalanan Si Penjual Koran.. !!!
“Koran mas.. koran.. koran, ada tabloid ada majalah,” teriak seorang anak kecil dengan sepeda mini yang dikayuh perlahan sambil menenteng tas kain yang sudah mulai memudar warnanya berisi berbagai macam koran, majalah dan tabloid. Mulai pagi sebelum berangkat sekolah ia sudah berkeliling dari perumahan ke perumahan lainnya, menyusuri jalan-jalan di Kota Blitar. Begitu menunjukkan pukul 06.30 ia bergegas menanggalkan baju kebesaran-nya untuk berganti baju seragam merah putih kebanggannya (waktu itu ia masih SD). Dan sepulang sekolah ia lanjutkan menjajakan dagangannya yang belum habis, usaha gigih si Fulan ini terus membuahkan hasil karena lambat laun pelanggannya banyak. Jadi ketika menginjak SMP ia tinggal mengantarkan ke pelanggannya saja sebelum atau sambil berangkat ke sekolah.
Tips Menggapai Mimpi Agar Berhasil Dalam Wirausaha
Wirausaha, wiraswasta menjadi sebuah pilihan untuk meng-ekspresikan diri untuk mencapai kesuksesan saat ini, setidaknya sedikit banyak sudah ada pergeseran berpikir dari kalangan muda, bahwa sudah saatnya kita menjadi Bos bagi diri sendiri, tidak melulu menjadi karyawan, karena jika tujuannya ingin kaya keputusan menjadi karyawan akan menghambat proses itu sendiri. Maka ber-wiraswasta-lah jika ingin cepat kaya, Namun terkadang bayang-bayang kegagalan menghantui seseorang dalam usaha untuk berwirausaha tersebut. Kegagalan adalah bagian dari sebuah kesuksesan ini yang terkadang belum sepenuhnya kita pahami bersama, karena tanpa merasakan kegagalan kita tidak bisa merasakan kesuksesan. Dan tentunya sebuah kegagalan dalam berwirausaha dapat diminimalisir dan di tekan bahkan di balik menjadi sebuah kesuksesan, jika kita mampu mengatasi dan berani mengaplikasikan hal-hal berikut ini :











Terima kasih Komentar-nya