hingga perjalanan ini begitu jauh
masih terasa kegersangan hati
ku genggam erat anugrah-MU
namun damai itu kadang lenyap
bersama tiupan angin surgawi kehidupan
langkah ini sudah demikian panjang
tetap trasa gundah kalbu ini
ku tenggelam dalam orgasme nikmat-MU
mengapa syukur itu lepas dari dekapku
lebur dikenistaan ketidakpuasanku

tangan ini tak berhenti menggapai
akan sebuah harap
pada uluran tangan kasih-MU
walau tak sampai diujung harapku
tersangkut di kubangan pendosa

sadarku hadir
rintihku menyayat
nalarku memperkosa ayat-ayat-MU
agar ku dapatkan nikmat-MU kembali
Ya.. Rabb
Ya.. Rahman;
Ya.. Rahim;

dan biarkan ku bersimpuh di altar-MU
memuja-MU
jangan pernah ENGKAU tinggalkan aku
Ya.. Malik;
Ya.. Majid;
Ya.. Muta’ali;
Ya.. Ra’uf;
Ya.. Malik-ul-Mulk;
Ya.. Dzul-Jalal-Wal-Ikram;
Ya.. Hadi;
Ya.. Rasyid.
karena aku ingin menjadi hamba-MU
kedamaian itu hanya milik-MU

Persimpangan Ujung Kota, oktober 2009

Comments (2)

  1. may

    Reply

    Semoga Allah tidak akan pernah meninggalkan kita walau dalam keadaan yang bagaimanapun, AMIEN….
    Selamat ya pak atas webnya yang baru,,,, semoga SUKSES selalu, AMIEN

    • admin

      Reply

      amiin.. dengan selalu dekat dengan-Nya Insya Allah kita tidak akan ditinggalkan-Nya..

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.