jangan kau pergi dariku

karena aku belum puas mencumbumu

jangan kau lari dariku

karena aku belum selesai menggaulimu

biarkan nafsuku merengkuhmu

ijinkan hasratku tetap dalam kehangatan cinta

karena esok adalah kedamaian

 

ketika prosa-prosa kehidupan bersajak tentang masa depan

akupun masih bermasyuk dengan cita-cita;

disaat sajak-sajak dan melodi kedamaian bersenandung

aku masih asyik merengkuhmu wahai harapan

 

dan biarkan pikiranku mencumbui cita-cita;

jangan engkau kekang ketika naluriku bersetubuh dengan harapan;

karena kedamaian hidup yang ingin aku nikmati

akhirnya aku terkapar pada altar harapan setelah semalam menggauli mimpi

 

 

tepi malam, bumi bung karno, 19 nopember 2011

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.