Tentangkoe

Terlahir disebuah daerah bukit kapur di Gunungkidul Jogjakarta yang bisa dikatakan sudah mendekati Surakarta. Menjadi yang pertama dari 3 bersaudara dari keluarga yang cukup sederhana, karena ayah hanya seorang pegawai rendahan dan ibu pedagang pasar. Dalam kesederhaan ada kehangatan, kesehajaan dan kebahagian sehingga kulewati masa kecil hingga remaja dengan penuh luapan kasih dan sayang..

Baru setelah lulus dari pendidikan menengah atas tahun 1994 di Wonosari (Ibukota Kabupaten Gunungkidul), aku terdampar di sebuah Kota di Wilayah Jawa Timur, tepatnya dikaki Gunung Kelud, dari Gunung kembali ke Gunung. Di Kota inilah aku mulai merasakan bekerja, hingga akhirnya ku temukan satu sosok yang mau menerima aku dengan segala kelebihan dan kekuranganku.

Dari pernikahanku dengan gadis keturunan Jawa Timur dan Jawa Barat telah dikaruniai dua orang putra (Muhammad Nayaka Rafi Islamy dan Muhammad Nararya Rafa Aditya). Yudishtira, bukanlah nama yang sebenarnya, hanya bentuk rasa kagumku terhadap sosok tokoh pewayangan dari Pendawa Lima, bentuk rasa kagum akan kebersihan hati, kesabaran, keikhlasan dalam menjalani kehidupan dan pandai bersyukur.

Disisi lain juga bahwa sosok Yudishtira adalah sebuah pribadi yang penuh cinta dan kasih, bisa menyayangi dengan sepenuh ketulusan dan ke-ikhlas-an hati tanpa ada pamrih dan harapan untuk terbalaskan, yang ada hanya memberi dan memberi. Jika membicarakan masalah cinta dalam kesempatan dan lokasi yang berbeda pula aku berasyik masyuk untuk bisa bercinta, karena-nya akupun memberikan diri untuk mengajak MARI KAMI AJARI BERCINTA, kurang lebih seperti ini, Klik.

Kurang puas juga dengan upaya untuk bisa menghargai dan meng-agung-kan cinta, pada tempat yang lain aku-pun mencoba untuk bisa berbagi, tentang musik, film dan keindahan serta ke-elokan akan karya manusia, hal ini bisa dilihat di klik. Akhirnya sosok seorang Yudishtira yang hadir dalam anganku mencoba untuk bisa memberikan satu manfaat bagi kehidupan pribadi ku, sehingga masih juga ingin aku ekspresikan pada sebuah blog, yang lainnya, klik.

Sebuah doa dan harapan semoga dari rasa kagumku mampu memotivasi aku untuk bisa bersikap seperti Yudishtira, amiin.

Semoga dan Semoga…!!!!

2 comments for “Tentangkoe

  1. 21 January 2009 at 08:58

    Blog yang menarik… guru2 akuntan di sekolah ntar saya rekomendasikan mengunjungi…

    Thanks for Share

  2. ^_^Mama Danish
    9 November 2008 at 13:38

    Amien…amien 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *