Mengukur Kinerja UKM Dengan Balance Scorecard, Mengapa Tidak ??

UKM BSCBanyak faktor yang menyebabkan lemahnya daya saing UKM di Indonesia. Salah satunya adalah rendahnya produktivitas dan kinerja UKM. Masalah ini telah dihadapi UKM sejak lama. Selain itu, keterbatasan tenaga ahli dan kesadaran terhadap dampak lingkungan dapat menimbulkan masalah lingkungan di sekitar UKM, Kinerja masih sering diabaikan UKM, padahal untuk bisa mengetahui sejauhmana keberhasilan dalam melaksanakan kegiatannya harus diketahui bagaimana kegiatan tersebut dilaksanakan. Pengukuran kinerja digunakan sebagai dasar untuk mengetahui keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang akan dicapai, yang telah ditetapkan dalam Visi dan Misi-nya. Pengukuran tersebut merupakan suatu hasil dari suatu penilaian yang sistematis dan didasarkan pada kelompok indicator kinerja kegiatan berupa masukan, keluaran, hasil. Dan Penilaian yang dimaksud tidak terlepas dari kegiatan mengolah dan masukan untuk diproses menjadi keluaran penting dan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan dan sasaran.

Ngreksa Rasa, Ngreksa Tresna

Lelaki dan Sepedarong puluh tahun wus lumaku
tansah ndak simpen rapet jroning kalbuku
ora isa luntur dening lumakuning wektu
amarga iku tulisan-tulisan gusti kang kudu dilakoni

ora isa ilang esem manismu
ora bakal musna sorot netramu
pra dak selaki aku nate nyimpen rasa

kang nate nancep mring kalbuku
endahing crita kawuri tansah dadi memori
rina trus lumaku nyedaki ratri
baskara meh angslup gumanti candra

Ayah, .. Ajarkan Aku Sebuah Logika

imagesJarang sekali atau bahkan hampir tidak terdengar sebutan ayah yang membumi, yang mampu mendobrak kepekaan berpikir pada anak, karena sosok ayah terkadang masih juga tertutupi oleh peran seorang ibu; apalagi secara nyata ada Ibukota mana ada Ayahkota, ada Ibu Jari mana ada Bapak Jari, ada Ibu Pertiwi mana ada Ayah Pertiwi; hal ini karena memang arti seorang ibu dan makna seorang ibu bagi kehidupan sangat-sangat penting dan begitu mulia; Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548); yang juga ada dalam surat (Qs. Al-Ahqaaf : 15) (source)

Alang – Alang

aku dudu tanduran kang edi lan peni uga dudu puspa arum kepara dadi musuhe kadang tani opo maneh nduwe pengarep-arep tinandur ing tamansari   aku …. cinipta dadi alang-alang tumungkul saka sela-selaning bumi   aku … ngrumangsani mung saderma alang-alang…