Mengapa Gagal, Meski Sudah Ada Perencanaan .. ??

Kesuksesan dan Kegagalan adalah dua hal yang saling berkaitan, karena dalam mencapai sebuah tujuan hanya ada dua pilihan, sukses atau gagal; setiap manusia pasti akan berharap sukses dalam rencana hidupnya, akan tetapi ketika belum berhasil mencapai tujuan hidup tersebut, tentu kita akan melihat kebelakang adakah yang kurang atau salah dengan rencana yang telah kita buat.

Perlu kita tahu terlebih dahulu, apakah perencanaan itu, beberapa ahli menyampaikan bahwa pengertian perencanaan adalah sebagai berikut :

  1. Cunningham, menyampaikan perencanaan adalah menyeleksi dan menghubungkan pengetahuan, imajinasi, fakta dan asumsi untuk masa yang akan datang dengan tujuan memvisualisasi dan memformulasi hasil yang diinginkan tersebut, urutan kegiatan yang diperlukan dan perilaku dalam batas-batas yang dapat diterima dan digunakan dalam penyelesaian. Perencanaan dalam hal ini menekankan pada usaha menyeleksi dan menghubungkan sesuatu dengan kepentingan masa yang akan datang serta usaha untuk mencapainya. Apakah wujud yang akan datang itu dan bagaimana usaha untuk mencapainya merupakan perencanaan.
  2. Arthur W. Steller, Pengertian Perencanaan ialah hubungan antara apa yang ada sekarang dengan bagaimana yang seharusnya, dimana bertalian dengan kebutuhan, prioritas, penentuan tujuan, program dan alokasi sumber. Bagaimana seharusnya yaitu mengacu pada masa yang akan datang. Perencanaan dalam hal ini menekankan kepada usaha datang disesuaikan dengan apa yang dicita-citakan, menghilangkan jarak antara keadaan sekarang dengan keadaan mendatang yang diinginkan, sedangkan
  3. Stephen P. Robbins mengemukakan bahwa Pengertian Perencanaan yaitu suatu cara untuk mengantisipasi dan menyeimbangkan perubahan. Dalam pengertian perencanaan ini ada pendapat bahwa perubahan selalu saja terjadi. Perubahan dalam lingkungan ini selalu diantisipasi dan hasil antisipasi ini dipakai agar perubahan itu dapat berimbang. Artinya bahwa perubahan yang terjadi di luar organisasi pengajaran tidak jauh berbeda dengan perubahan yang terjadi pada organisasi tersebut, dengan harapan agar suatu organisasi tidak mengalami keguncangan. Jadi, makna perencanaan di sini ialah usaha mengubah organisasi agar sejalan dengan perubahan lingkungannya.

Dari ketiga pengertian diatas, bahwa dalam membuat sebuah perencanaan terlebih dahulu harus ada beberapa langkah yang harus di lakukan, sebagai dasar untuk menentukan proses dalam mencapai tujuan; yaitu dengan :

  1. Mengumpulkan beberapa data yang ada berdasarkan penelitian atau pengalaman masa lalu, karena semakin lengkap data, akan lebih mudah kita untuk bisa menentukan “tujuan” kita.
  2. Merumusan permasalahan yang dihadapi;
  3. Menentukan skala prioritas dalam mencapai tujuan yang ingin dicapai;
  4. Penentuan langkah – langkah strategis dalam mencapai tujuan tersebut;

Namun, mengapa masih ada kegagalan dalam mencapai tujuan, padahal sudah kita buat rencana berdasarkan data yang ada, hal ini bisa saja terjadi karena beberapa hal yang menjadi kendala di lapangan, antara lain :

  1. Komunikasi yang buruk, komunikasi adalah salah satu hal yang menjadi sarana dalam mencapai tujuan, jika komunikasi yang terjalin kurang baik, maka sudah bisa dipastikan rencana – rencana tersebut tidak dapat berjalan lancar, dengan komunikasi akan tercipta sebuah sinergi.
  2. Leadership, komponen penting dalam perencanaan. Leadership yang kurang menghasilkan banyak dampak buruk, antara lain alokasi sumber daya yang kurang tepat, control yang kurang, tidak selarasnya tujuan/strategi/aksi, system reward dan punishment yang tidak efisien dan sebagainya. Sehingga diperlukan Leader yang mumpuni untuk bisa menjadi motivator, bijak dalam bertindak, ngemong dan konsisten.
  3. Motivation/Personal Ownership hal yang membuat perencanaan gagal adalah tidak adanya rasa memiliki (handarbeni) dalam strategi tersebut. Intinya, orang hanya mau mengimplementasikan strategi jika itu menguntungkan dirinya, hindari mengajak orang – orang seperti ini dalam teamwork.
  4. Manajemen Pasif, jika berpikir bahwa segalanya akan berjalan dengan sendirinya jika sudah dimulai. Sebuah perencanaan stratejik merupakan hal yang harus dikelola secara aktif. Karena jika tidak, maka hasilnya bisa buruk.
  5. Etika, ini yang terpenting dalam progress perencanaan dan dalam berkomunikasi, dalam melangkah tentu harus mengutamakan etika, hal ini untuk meminimalisir kekecewaan, ketidaksukaan, benturan kepentingan, dalam sebuah teamwork.

Setelah kita mengetahui faktor-faktor tersebut, maka waspadailah, mungkin kita bisa menelusuri apakah faktor tersebut juga menghinggapi sebuah konsep perencanaan yang kita buat dan menghalangi efektivitas pengimplementasian strategi. Kelola faktor tersebut dengan baik, dan sukses sudah menunggu kita.

Terkadang kita memiliki ide-ide cemerlang, ide yang luar biasa, namun menjadi terpatahkan oleh ide – ide yang biasa, terkadang kita terlalu pandai merencanakan, mengemas sebuah konsep, tapi kita tidak memiliki kemampuan untuk memanage dengan baik, setidaknya setelah membuat sebuah perencanaan tentu kita harus konsisten untuk bisa mencapai tujuan tersebut dengan mengedepankan softskill, untuk membangun sebuah hubungan yang bersinergi dan humanis antara komponen – komponen yang telah kita buat, karena ketika rangkaian konsep sudah ada namun tidak ada keberlanjutan dengan merajut komunikasi yang baik, maka hal itu hanya akan menjadi tumpukan file – file yang memenuhi ruang – ruang memori dan terkubur bersama mimpi.

Semoga tulisan sederhana ini mampu memberikan wacana dan gambaran untuk kita tetap konsisten dalam setiap langkah dan tindakan yang telah kita buat, sehingga tujuan yang kita harapkan dapat tercapai.

Daftar Pustaka :

  1. Mulyadi, 207, Sistem Perencanaan dan Pengendalian Manajamen, Jakarta Salemba Empat.
  2. David, Fred R. 2011. Strategic Management Manajemen Strategi Konsep, Edisi 12. Jakarta: Salemba Empat.
  3. Wheelen, Thomas L., Hunger, J. David. 2010. Strategic Management and Business Policy Achieving Sustainability. Twelfth Edition. Pearson.
  4. Salim, Rosa Amanda, Enterprise Jubilee, 2014, Mengapa Takut Gagal ?. Jakarta PT. Elek Media Komputindo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.