Kuliah, Nikah Atau Kerja..??

Hidup adalah pilihan, mungkin sebagian dari kita akan menyadari dan merasakan hal itu, karena memang kita harus mampu dan berani menentukan satu dari sekian banyak pilihan dalam kehidupan ini, karena akan menjadi satu kesulitan bagi kita jika kita harus menjalani berbagai hal dalam satu kesempatan, menentukan skala prioritas dalam pilihan hidup mungkin itu sebuah tindakan yang bijaksana. Beberapa waktu yang lalu sudah diperolah hasil akhir dari sebuah perjuangan bagi rekan-rekan yang menempuh pendidikan menengah, yang pada akhirnya harus menentukan mesti kemana setelah lulus nanti.

Ada 3 pilihan yang dapat dilakukan, oleh mereka yang baru lulus SMU, MA, SMK dan yang sederajat, tiga pilihan itu antara lain adalah :

  1. Nikah
  2. Kuliah
  3. Kerja

Ketiga-nya memiliki tingkat resiko yang berbeda-beda yang tentunya di-imbangi dengan sebuah pendewasaan berpikir dan kebijaksanaan bertindak dalam menentukan pilihan ini, karena ketiganya juga memiliki kelebihan dan kekurangan yang berbeda pula. Namun jika bicara ideal setelah lulus SMU/MA/SMK sebenarnya hanya dua pilihan yaitu kuliah atau kerja. Namun tidak sedikit pula yang setelah lulus sekolah menengah atas yang memutuskan untuk menikah. Dianggap sebuah pilihan yang sulit tidak juga, jika kita sudah memiliki tujuan dan arah dari kehidupan kita, sudah memiliki rencana-rencana matang dalam menjalani kehidupan ini.

Ketiga pilihan yang ada tentunya menjadikan kita berpikir sebelum memutuskan mana yang akan kita lakukan, yang jelas keputusan untuk NIKAH, akan menjadi alternatif pilihan jika sudah mapan atau katakanlah bekerja dan lebih lengkap lagi sudah siap lahir dan bathin. Jadi kita harus memilih yang mana antara Kuliah atau Kerja. Hal ini akan tergantung dari banyak faktor karena-nya banyak indikator yang dipergunaka untuk menentukan mau Kuliah atau Kerja. Jika kita memutuskan untuk Kuliah tentunya akan muncul beberapa pertanyaan sebagai berikut :

  1. mau kuliah dimana ?
  2. ambil jurusan apa ?
  3. menghabiskan biaya berapa ?
  4. menempuh program apa ?
  5. setelah lulus nanti apakah bisa dapat pekerjaan ?

Tentunya kita harus mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan baik dan bijaksana, satu hal jangan sampai jawaban tersebut kita dapatkan dari orang lain dan bukan dari diri kita sendiri, hal ini untuk menghindari ketidaksesuaian apa yang kita tempuh dibangku kuliah dengan minat dan bakat kita, maka jawaban tersebut harus datang dari diri kita sendiri. Dengan demikian minimal jika kita ingin kuliah harus bisa menentukan hal-hal berikut :

  1. Pilihan Perguruan Tinggi dengan beberapa pilihan tentunya;
  2. Jurusan yang akan kita pilih;
  3. Estimasi biaya untuk kuliah;
  4. Diploma atau Sarjana program yang akan kita ambil;
  5. Informasi tingkat kebutuhan lapangan kerja pada 3 atau 4 tahun mendatang setelah kita lulus kuliah.

Jika lima hal diatas sudah kita selesaikan, maka melangkah untuk melanjutkan studi (KULIAH) tentunya dengan semangat dan motivasi yang kuat maka kuliah tidak sekedar ikut saran teman, mengikuti keinginan orang tua atau alasan lain-nya.

Dan jika kita memilih untuk bekerja, sudah barang tentu kita harus menyiapkan diri untuk mampu bersaing dengan kompetitor-kompetitor lainnya dalam lapangan pekerjaan, hal yang paling penting di negeri ini dalam mencari pekerjaan adalah :

  1. Kita harus memiliki skill lebih dibandingkan kompetitor lainnya;
  2. Kita harus memiliki motivasi yang kuat untuk bekerja;
  3. Kita harus siap untuk berkompetisi setelah diterima kerja nanti;
  4. Kita harus menentukan target pribadi dalam waktu 5 tahun mendatang tentang pekerjaan kita;
  5. Kita harus menentukan bekerja pada orang lain (karyawan) atau menciptakan lapangan kerja sendiri (usaha mandiri).

Karena jangan sampai kita kerja hanya dengan alasan daripada menganggur, karena jika memutuskan bekerja karena alasan tersebut, sudah dapat dipastikan kita tidak memiliki motivasi kerja dan tidak memiliki target bagaimana kehidupan kita kelak. Dan tentunya bersiap-lah untuk terus menjadi orang yang sulit untuk berkembang dan mengembangkan diri.

Begitupun jika memutuskan untuk langsung menikah setelah lulus SMK/MA/SMU, ada beberap hal yang harus diperhatikan, karena menikah tidak hanya memandang dan merasakan nikmat-nya saja, akan tetapi banyak hal yang harus kita kondisikan sejak awal, karena menikah itu kita harus :

  1. Siap lahir dan batin;
  2. Siap untuk menafkahi dan dinafkahi;
  3. Siap untuk menjadi orang tua;
  4. Siap untuk melepas masa-masa kebebasan;
  5. Siap untuk bertanggungjawab atas semua langkah dan perbuatan kita.

Hal diatas hanyalah sebuah gambaran sederhana yang tidak terlepas dari tingkat pemahaman dan landasan berpikir setiap individu, dan pilihan akan tetap pada pribadi kita masing-masing, semoga sedikit tulisan ini mampu memberikan sebuah gambaran dalam wacana berpikir kita. Dan silakan anda untuk memilih mana yang terbaik bagi kehidupan kita kedepan. Terima kasih semoga bermanfaat.

7 comments for “Kuliah, Nikah Atau Kerja..??

    • admin
      23 January 2010 at 15:40

      siip

  1. Yudishtira
    26 August 2009 at 19:51

    sebuah pilihan akan bergantung pada keadaan (itu intinya khan).. dan setuju dengan hal itu.. semoga sukses.. makasih

  2. 28 July 2009 at 01:59

    mending kita kuliah ja dulu
    (kalau biaya memang ada)
    kalau emank terpaksa kerja juga oke
    untuk nikah
    yakin’in dulu hatinya
    oke kawan

  3. 27 July 2009 at 20:25

    memang tergantung…
    malah byk lho temen2Q dlu yg nikah sebelum lulus SMA.
    Kalo aq seh sekarang gak ketiga2nya, coz masih nganggur,.hehhe..

    “”Admin””..

    Makasih mas..bhakti.. sudah mampir diblog sederhana-ku…
    memang akan tergantung pada kita bagaimana memilih jalan yang terbaik pagi kita…
    perlu kesabaran.. aja dach…

  4. 3 July 2009 at 16:37

    Pada dasarnya pilihan apa pun itu tergantung pada kondisi si siswa tersebut ya mas. Tinggal disesuaikan saja deh. Kalo emang mampu secara ekonomi, kuliah aja dulu. Kalo kerja dipandang lebih penting dan lebih mendesak, kuliah bisa menyusul (kan bisa disambil juga nantinya). Dan kalo emang gak mampu dan gak memungkinkan kerja dulu (terutama buat cewek), langsung nikah (jika udah punya calon yang pas) juga gak masalah :)

    “”Admin””…

    Mas.. Juta.. sehat selalu khan.. kabarnya.. amiin dan semoga.. selalu begitu…
    pilih yang terbaik saja disesuaikan dengan kondisi dan situasi.. h.e.he.h.e makasih-makasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *