Ingin Bahagia, Tentukan Tujuan Hidupmu

Manusia hidup di dunia ini tentu ingin bahagia dan tidak berharap mengalami kesusahan apalagi penderitaan, akan tetapi hal itu tidak akan mungkin terjadi, kebahagiaan itu ada karena adanya penderitaan. Dan kesusahan ataupun penderitaan adalah sebuah dinamika dalam kehidupan, dan kita tidak akan merasakan kebahagiaan jika tidak mengalami kesusahan ataupun penderitaan itu sendiri.

Namun kebahagiaan dalam setiap diri manusia akan berbeda – beda dalam merasakannya, walaupun sebenarnya kebahagiaan itu adalah sebuah hal yang sangat sederhana saat kita memahami dan mengetahui apa sebenarnya yang menjadi keinginan dalam kehidupan kita. Dapatkan sebuah ketenangan dalam kehidupan itu “kunci utama menuju gerbang kebahagiaan

Namun untuk menemukan ketenangan dalam hidup kita perlu menentukan tujuan hidup kita, karena saat kita memiliki tujuan hidup, maka langkah dan arah hidup kita menjadi jelas dengan demikian apapun yang terjadi dalam perjalanan hidup kita semua merupakan bagian dari perjuangan menuju tujuan hidup itu sendiri, sehingga rasa syukur tentu akan selalu ada pada diri kita, dan saat rasa syukur itu ada hidup kita akan selalu tenang, tidak resah tidak gundah, maka akan selalu dalam kebahagiaan, lalu bagaimana kita dapat menentukan tujuan hidup kita, lakukan beberapa langkah berikut agar kita bisa mengetahui dan menentukan tujuan hidup kita :

  1. Buat dulu daftar keinginan kita, satu bulan kedepan, enam bulan, lagi, setahun lagi, lima tahun lagi, sepuluh tahun lagi dan selanjutnya dengan skala prioritas sesuaikan dengan kemampuan diri, karena ini akan menjadi motivasi untuk mencapai keinginan kita tersebut.
  2. Rumuskan keinginan – keinginan tersebut (karena sebenarnya kita telah membuat rangkaian tujuan hidup kita) dengan SMART ;
    • Specific (jelas); buatlah tujuan yang jelas, tidak abstrak dan mudah dimengerti.
    • Measurable (dapat diukur); pengukuran akan memberikan bukti tentang apa yang sudah dan belum dicapai.
    • Archiveable (dapat dicapai); jangan terlalu muluk-muluk, tetapi bukan berarti sederhana saja.
    • Realistic (masuk akal); tetapkan tujuan yang logis.
    • Timely (tepat waktu); gunakan waktu sebagai sumber daya, semakin tepat waktu pencapaian tujuan, semakin banyak tujuan yang bisa dicapai.
  3. Menghargai orang lain, ini juga tidak kalah pentingnya karena dalam menentapkan tujuan tentunya tidak boleh merugikan kepentingan orang lain, sebaliknya usahakan orang lain juga menerima manfaat dari tujuan yang ditetapkan, saat orang lain merasakan manfaatnya tanpa kita minta mereka akan mendoakan kesuksesan kita dalam hidup.
  4. Menguji tujuan hidup kita, dengan pertanyaan, karena hal ini paling mudah akan tetapi harus di jawab dengan kejujuran hati;
    • Apakah saya benar-benar menginginkan hal ini?
    • Apa yang saya dapatkan keinginan saya tercapai?
    • Apa yang sesungguhnya saya inginkan dari semua ini?
    • Apa keuntungan yang saya dapatkan dari keberhasilan ini?
    • Apakah orang lain menerima manfaat dari keberhasilan yang saya capai?
  5. Tafakur dan Berdoa, karena kebanyakan orang malas tafakur atau berpikir lebih mendalam dalam waktu lama, semua itu untuk benar – benar memantapkan diri kita terhadap pilihan – pilihan yang telah kita tentukan tersebut, yang sudah barang tentu harus di imbangi dengan DOA, sebagai bentuk penyerahan diri terhadap Sang Pecipta …

Demikian tulisan ini semoga bermanfaat dan terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *