Bisnis Keluarga Tutorial Blog

Nyaman-nya memiliki pendapatan pasif..??

Uang Mungkin selama ini kita masih sering mendengar pertanyaan dari rekan, teman dan sahabat bahkan kerabat jika bertemu dan pertanyaan itu tidak akan lepas dari 3 hal, sekarang tinggal dimana..??, sudah punya anak berapa..?? kerja dimana..??, itu pertanyaan yang seringkali dilontarkan pada kita, dan tentunya dalam menjawab pertanyaan itu akan muncul beragam perasaan, ketika menjawab akan muncul rasa bangga jika jawaban itu adalah jawaban yang positif, yaitu jawaban yang berisi saya sekarang tinggal di Kota X, sudah memiliki momongan 2 dan bekerja di sebuah perusahaan, PNS, Direktur bahkan Wiraswasta, namun akan minder juga jika jawaban kita tidak seperti diatas atau jawaban yang negatif, terutama jika menjawab tentang pekerjaan.

Diakui atau tidak masyarakat kita melihat bahwa orang bekerja itu berangkat pagi pulang sore bahkan petang, dengan menggunakan seragam dan pakaian yang rapi jali, masyarakat kita masih menganggap bahwa bekerja itu adalah sebuah kegiatan yang mengharuskan kita melakukan aktifitas di luar rumah, padahal inti dari bekerja itu adalah memperoleh pendapatan yang halal dan barokah, baik itu dilakukan dirumah ataupun diluar rumah. Dan jika kita pahami bahwa inti dari pendapatan itu ada dua yaitu pendapatan aktif dan pendapatan pasif. Pendapatan aktif adalah pendapatan yang kita peroleh dari setiap aktifitas yang kita lakukan lalu kita akan memperoleh imbalan secara langsung, sedangkan pendapatan pasif adalah sebuah pendapatan yang kita peroleh tanpa harus bekerja dengan keras jika boleh mengatakan bahwa uang kita lah yang bekerja. Dan pendapatan pasif ini adalah jenis pendapatan yang terbaik yang bisa kita miliki.

Namun karena belum begitu membudaya di masyarakat kita, jangan kaget jika kita memiliki pendapatan pasif yang jauh lebih bisa dibandingkan dengan pendapatan aktif akan banyak orang berpendapatan bahwa kita memiliki “PESUGIHAN”.. yang memelihara Tuyul, Babi Ngepet, pelihara Blorong dan sebagainya. Padahal pendapatan itu kita peroleh secara halal dan barokah. Dan pendapatan pasif itu bisa kita dapatkan dari kegiatan-kegiatan dan aktifitas-aktifitas secara on-line. Bagi yang sudah familiar dengan dunia maya (baca internet) mungkin pendapatan pasif ini sudah banyak dilakukan oleh para netter, hanya mungkin seberapa besar pendapatan pasif yang telah mereka peroleh ini tentunya beragam karena akan tergantung dari aktifitas dan cara kerja yang dipilihnya.

Beberapa contoh pendapatan pasif antara lain adalah :

  1. Deposito, dengan mendepositokan uang kita di bank maka setiap bulan kita akan memperoleh bunga dari deposito kita tersebut, hanya saja ini memerlukan investasi atau modal yang tidak sedikit, karena semakin banyak investasi kita akan semakin banyak bunga yang kita terima;
  2. Investasi pada sebuah usaha bersama, hal ini hampir sama dengan pilihan diatas setidaknya kita harus memiliki modal terlebih dahulu.
  3. Pemasangan iklan di Blog atau Website, dengan memasang iklan di website atau di blog kita maka kita akan memperoleh pendapatan dari iklan-iklan yang kita pasang di blog dan website dengan gratis ataupun berbayar, jika ingin gratis cukup memiliki blog saja dan jika ingin berbayar kita harus memiliki website dengan domain dan hosting yang berlangganan. Intinya biarlah iklan yang bekerja mencarikan uang untuk kita, karena dia akan bekerja selama 24 jam dalam sehari dan 7 hari dalam seminggu 12 bulan dalam setahun.

Yang perlu kita garis bahwahi disini adalah kita tidak memelihara Tuyul, Babi Ngepet atau Blorong, tidak ada pesugihan disini, karena kita tetap akan bekerja dan beraktifitas dengan mengelola blog atau website kita agar pengunjung blog kita makin banyak, hanya saja kita tidak perlu bekerja keras untuk mengumpulkan itu semua. Contoh untuk menempatkan iklan di blog atau website kita adalah dengan Google Adsense atau bisa dengan Adsensecamp (Indonesia).

Untuk Google Adsense ataupun Adsense Camp akan kita ulas di lain waktu dan kesempatan, mudah-mudahan tulisan ini sedikit banyak membuka wacana kita terlebih dulu tentang sebuah peluang usaha yang cukup menjanjikan, terima kasih semoga bermanfaat

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.