<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title> &#187; Kuliah</title>
	<atom:link href="http://www.ekasulistiyana.web.id/category/kuliah/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ekasulistiyana.web.id</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Fri, 10 Sep 2010 12:31:27 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
		<item>
		<title>Mengenal Bank Indonesia Dengan Komik</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/mengenal-bank-indonesia-dengan-komik/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/mengenal-bank-indonesia-dengan-komik/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Aug 2010 16:12:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[BLK]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Sanering]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=699</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/Bank-Indonesia.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-700" title="Bank Indonesia" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/Bank-Indonesia.jpg" alt="" width="333" height="151" /></a>Beberapa waktu yang lalu ketika surfing untuk mencari bahan kuliah tentang perbankan, secara tidak sengaja menemukan satu hal yang cukup menarik bagi saya, sebuah upaya dari Bank Indonesia untuk memperkenalkan dari dan membangun image di masyarakat yang dapat dipahami dengan mudah dan menarik. Sebuah metode pengenalan dan penyampaian informasi yang cukup cerdas, dengan bahasa yang sederhana dan dengan model komik Bank Indonesia ingin merangkul semua komponen masyarakat untuk lebih mengenal lebih dekat Bank Sentral Negeri ini.  Sebuah usaha yang cukup briliant menurut saya, memberikan pemahaman dan informasi ke  masyarakat terasa lebih mudah  dengan komik yang dibuat oleh Bank Indonesia,  dengan gaya bahasa dan penyampaian informasi sudah cukup edukatif.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-699"></span>Dan penyampaian informasi tentang Bank Indonesia bagi anak-anak adalah sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: center;">
<!-- Powered by Cincopa WordPress plugin wp1.77: http://www.cincopa.com/wpplugin/wordpress-plugin.aspx -->
<div id="_cp_widget_4c8aae2a8b898"><img src="http://www.cincopa.com/wpplugin/runtime/loading.gif" style="border:0;" alt="Powered by Cincopa WordPress plugin" /></div>
<script src="http://www.cincopa.com/wpplugin/runtime/libasync.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
// PLEASE CHANGE DEFAULT EXCERPT HANDLING TO CLEAN OR FULL (go to your WordPress Dashboard/Settings/Cincopa Options ...
cp_load_widget("%5Bcincopa+10735536%5D", "_cp_widget_4c8aae2a8b898");
</script>
<noscript>Click <a href="http://www.cincopa.com/wpplugin/view.aspx?fid=%5Bcincopa+10735536%5D">here</a> to open the gallery.<br />Powered by Cincopa <a href="http://www.cincopa.com/wpplugin/wordpress-plugin.aspx">wp content plugins</a> solution for your website and Cincopa MediaSend for <a href="http://www.cincopa.com/mediasend/start.aspx">file transfer</a>.</noscript></p>
<p style="text-align: justify;">Demikian tulisan ini semoga bermanfaat, dan terima kasih</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.bi.go.id/web/id/" target="_blank">Source</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/mengenal-bank-indonesia-dengan-komik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nilai Waktu Terhadap Uang</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/nilai-waktu-terhadap-uang/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/nilai-waktu-terhadap-uang/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Aug 2010 14:45:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=685</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/time-is-money.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-697" title="time is money" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/time-is-money.jpg" alt="" width="240" height="180" /></a>Mendengar dan menyikapi masalah issue nasional tentang redenominasi rupiah akhir-akhir ini, jadi teringat satu pembahasan di Manajemen Keuangan tentang Nilai Waktu Terhadap Uang, bahwasannya waktu akan berpengaruh terhadap nilai uang itu sendiri, sebagai contoh sederhana jika waktu kecil dulu Rp. 5,00 bisa dapatkan satu permen sekarang harga permen sudah mencapai kisaran Rp. 50,00, dan kemungkinan untuk beberapa tahun kedepan untuk membeli satu butir permen kita perlu mengeluarkan Rp. 500,00, akhirnya langkah Bank Indonesia untuk menyederhanakan rupiah cukup beralasan mengingat rupiah kita sudah begitu gemuk. Namun disini yang akan dibahas adalah bagaimana Nilai Waktu Terhadap Uang.</p>
<p style="text-align: justify;">Konsep nilai waktu uang sangat relevan dengan keputusan investasi jangka panjang, misalnya investasi pada aktiva tetap. Investasi pada aktiva tetap biasanya hasil pengembaliannya tidak sekaligus, melainkan bertahap dalam beberapa periode. Jumlah dana yang diterima satu tahun yang akan datang nilainya lebih besar daripada jumlah dana yang sama tetapi diterima lima atau sepuluh tahun yang akan datang. Sehubungan dengan itu, dalam pengambilan keputusan investasi pada aktiva tetap nilai waktu uang sangat penting untuk dipertimbangkan.</p>
<p style="text-align: justify;">Ada beberapa konsep nilai waktu uang yaitu <em>Future Value, Present Value, Future Value of An Annuity, </em>dan<em> Present  Value of An Annuity, </em>yang dapat dijelaskan sebagai berikut<em> :</em></p>
<p><em><span id="more-685"></span></em></p>
<p>
<!-- Powered by Cincopa WordPress plugin wp1.77: http://www.cincopa.com/wpplugin/wordpress-plugin.aspx -->
<div id="_cp_widget_4c8aae2a8ef10"><img src="http://www.cincopa.com/wpplugin/runtime/loading.gif" style="border:0;" alt="Powered by Cincopa WordPress plugin" /></div>
<script src="http://www.cincopa.com/wpplugin/runtime/libasync.js" type="text/javascript"></script>
<script type="text/javascript">
// PLEASE CHANGE DEFAULT EXCERPT HANDLING TO CLEAN OR FULL (go to your WordPress Dashboard/Settings/Cincopa Options ...
cp_load_widget("%5Bcincopa+10731464%5D", "_cp_widget_4c8aae2a8ef10");
</script>
<noscript>Click <a href="http://www.cincopa.com/wpplugin/view.aspx?fid=%5Bcincopa+10731464%5D">here</a> to open the gallery.<br />Powered by Cincopa <a href="http://www.cincopa.com/wpplugin/wordpress-plugin.aspx">wp content plugins</a> solution for your website and Cincopa MediaSend for <a href="http://www.cincopa.com/mediasend/start.aspx">file transfer</a>.</noscript></p>
<p>Demikian, semoga bermanfaat dan untuk bahan dalam pembahasan lain dan  lengkapnya dapat di download <a href="http://www.ziddu.com/download/3149688/MicrosoftWord-VIIIPengaruhWaktuTerhadapUang.pdf.html" target="_blank">disini</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/nilai-waktu-terhadap-uang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Daya Beli Turun Jika Redenominasi Rupiah, dilaksanakan..??</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/keluarga/apakah-daya-beli-turun-jika-redenominasi-rupiah-dilaksanakan/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/keluarga/apakah-daya-beli-turun-jika-redenominasi-rupiah-dilaksanakan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 26 Aug 2010 11:54:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Redenominasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sanering]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=678</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/Uang1.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-682" title="Uang1" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/Uang1.jpg" alt="" width="245" height="206" /></a>Redenominasi, akhir-akhir ini menjadi sebuah bahasan menarik di kalangan ekonom di negeri ini, begitu Bank Indonesia memunculkan tentang Redenominasi terjadi pro dan kontra di kalangan masyarakat akan perlu tidaknya kebijakan ini harus di keluarkan, sejauhmana positif dan negarifnya jika kebijakan moneter ini benar-benar di berlakukan di negeri ini. Hal ini dipicu salah satunya adalah karena nilai uang ktia sudah begitu gemuk-nya dan menjadikan transaksi keuangan tidak efisien lagi. Sebenarnya redenominasi mata uang (<em>currency redenomination</em>)  adalah <em>menyederhanakan denominasi (pecahan) mata uang  menjadi pecahan lebih sedikit dengan cara mengurangi digit (angka nol)  tanpa mengurangi nilai mata uang tersebut. Misal Rp 1.000 menjadi Rp 1, hal yang sama secara bersamaan dilakukan juga pada harga-harga barang dan jasa, <span style="text-decoration: underline;">sehingga daya belu masyarakat tidak berubah.</span></em><strong><em><br />
</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-678"></span>Tentu saja hal tersebut sangat berbeda dengan <strong>Sanering</strong> , karena Sanering adalah <em>pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan  nilai uang. Hal yang sama tidak dilakukan pada harga-harga barang,  sehingga daya beli masyarakat menurun.</em></p>
<p style="text-align: justify;">Redenominasi dan Sanering dapat kita bedakan sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Berdasa</strong><strong>rkan pada tujuan pelaksanaannya; </strong></p>
<p style="text-align: justify;">Jika Redenominasi dilaksanakan memiliki tujuan menyederhanakan pecahan uang agar lebih efisien  dan nyaman dalam  melakuan transaksi.Tujuan berikutnya, mempersiapkan  kesetaraan ekonomi  Indonesia dengan negara regional. SEDANGKAN Sanering  bertujuan mengurangi jumlah uang yang beredar akibat lonjakan   harga-harga. Dilakukan karena terjadi hiperinflasi (inflasi yang sangat   tinggi).</p>
<p><strong>Pengaruh Nilai uang terhadap barang.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Pada redenominasi  nilai uang terhadap barang tidak berubah, karena hanya cara penyebutan  dan penulisan pecahan uang saja yang disesuaikan. SEDANGKAN pada Sanering, nilai uang terhadap barang berubah menjadi lebih kecil, karena yang dipotong adalah nilainya.</p>
<p><strong>Kapan pelaksanaannya..??</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Redenominasi dilakukan saat kondisi makro ekonomi stabil. Ekonomi tumbuh dan inflasi terkendali. Untuk Sanering dilakukan dalam kondisi makro ekonomi tidak sehat, inflasi sangat tinggi (hiperinflasi).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Masa transisi pelaksanaan kebijakan </strong><br />
Redenominasi dipersiapkan secara matang dan terukur sampai masyarakat siap, agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat. SEDANGKAN Sanering tidak ada masa transisi dan dilakukan secara tiba-tiba.</p>
<p><strong>Bagaimana redenominasi dilaksanakan .?</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai contoh harga 1 kg beras  seharga Rp 10.000;<br />
Pada redenominasi, bila terjadi redenominasi tiga digit (tiga angka  nol), maka dengan uang sebanyak Rp 10 tetap dapat membeli 1 kg beras. Karena harga 1 kg beras juga dinyatakan dalam satuan pecahan  yang sama (baru). SEDANGKAN pada sanering, bila terjadi sanering per seribu rupiah, maka dengan Rp 4,5 hanya  dapat membeli  1/1000 atau 0,001,   1 Kg Beras.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Dampak bagi masyarakat.</strong><br />
Pada redenominasi, tidak ada kerugian karena daya beli tetap sama. Dan pada sanering, menimbulkan banyak kerugian karena daya beli turun drastis.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara matematika, redenominasi rupiah tidak memiliki implikasi yang  berarti bagi masyarakat. Masyarakat yang memiliki uang Rp 1.000.000 diganti  dengan uang Rp 1.000. Masyarakat tidak perlu khawatir soal uang tersebut.  Sebab, keduanya memiliki nilai intrinsik atau daya beli yang sama.  Misal, merek <em>handphone</em> tertentu seharga Rp 1.000.000 sebelum  redenominasi sama dengan Rp 1.000 setelah redenominasi. Jadi, daya beli  Masyarakat secara matematika tak berubah karena redenominasi rupiah.</p>
<p>Tetapi,  secara psikologis, kebijakan itu bisa mengakibatkan daya beli uang  berbeda antara sebelum dan sesudah redenominasi. Dampak psikologis  merupakan reaksi pelaku bisnis terhadap redenominasi rupiah. Jika pelaku  bisnis yakin bahwa ekonomi berkinerja baik, redenominasi bisa berjalan  sesuai dengan harapan. Tetapi, redenominasi mengakibatkan angka inflasi  meningkat apabila pelaku bisnis berpersepsi ekonomi melambat atau  memburuk ketika kebijakan itu diterapkan.</p>
<p>Melejitnya  angka inflasi itulah yang membuat daya beli keluarga berkurang dengan drastis. Di samping  itu, stabilitas politik sangat dibutuhkan untuk memunculkan dampak  psikologis yang positif kepada pelaku bisnis dalam menyikapi  redenominasi. Ekonomi yang kuat dan politik yang stabil akan memudahkan  proses redenominasi. Alhasil, nilai mata uang sama, baik sebelum atau  sesudah redenominasi. Karena itu, BI harus menyamakan persepsi dengan  pelaku bisnis dalam menentukan periode (<em>timing</em>) kinerja ekonomi dikatakan baik. Tujuannya, redenominasi rupiah tidak menurunkan daya beli masyarakat Indonesia.</p>
<p>Redenominasi jelas berbeda dengan <em>sanering</em>. <em>Sanering</em> merupakan upaya memotong rupiah karena melejitnya angka inflasi yang  tak kunjung turun atau inflasi tidak terkendali. Indonesia memiliki  pengalaman tiga kali melakukan <em>sanering</em>. Pertama, <em>sanering</em> dilakukan pada 19 Maret 1950 dengan memangkas Rp 5 menjadi Rp 2. <em>Sanering</em> kedua dilakukan pada 25 Agustus 1959 dengan memangkas Rp 1000 menjadi Rp 100. <em>Sanering</em> terakhir terjadi pada 13 Desember 1965 dengan memotong Rp 1000 menjadi  Rp 1. Pengalaman pahit masa lalu itu jelas merugikan keluarga Indonesia.  Semoga pengalaman <em>sanering</em> masa lalu tidak membuat masyarakat Indonesia trauma terhadap redenominasi rupiah.</p>
<p>Masyarakat  Indonesia harus memahami bahwa <em>sanering</em> dan redenominasi dilakukan pada angka inflasi yang berbeda. <em>Sanering</em> dilakukan saat angka inflasi tinggi, sedangkan redenominasi diterapkan saat angka inflasi rendah. <em>Sanering</em> dilakukan saat kinerja ekonomi memburuk, sedangkan redenominasi  dijalankan saat kinerja ekonomi prima. Perbedaan itulah yang perlu  dipahami masyarakat  Indonesia, jadi perlukah kita khawatir jika Bank Indonesia me-redenominasi Rupiah kita.</p>
<p style="text-align: justify;">Demikian tulisan ini semoga bisa dipergunakan sebagai bahan perenungan bersama, sekian dan terima kasih</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/keluarga/apakah-daya-beli-turun-jika-redenominasi-rupiah-dilaksanakan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Manajemen Keuangan (Bahan Kuliah)</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/manajemen-keuangan/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/manajemen-keuangan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Aug 2010 13:16:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Bahan Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[E-learning]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Keuangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=628</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dalam sebuah kehidupan manajemen adalah satu hal yang sangat penting, hidup akan terasa tanpa arti dan makna jika kita menjalani-nya tanpa di manage, apalagi jika menyangkut masalah keuangan, sudah barang tentu jika tidak di manage dengan baik akan berakibat fatal bagi sebuah kehidupan, dan ternyata mempelajari Manajemen Keuangan itu suatu hal yang menarik dan asyik, dan untuk mengawali sebuah pemahaman tentang Financial Management perlu kita pahami secara sederhana terlebih dahulu definisi-nya, dana yang dimaksud dengan <em>Manajemen Keuangan adalah suatu aktivitas pemilik dan manajemen perusahaan untuk memperoleh sumber modal yang semurah-murahnya dan menggunakan dana se-efektif, se-efisien, se-produktif mungkin untuk menghasilkan laba,</em> dalam melaksanakan manajemen keuangan ini untuk mendapatkan hasil yang baik, dilakukan 3 aktifitas secara umum, yaitu :</p>
<ol>
<li>Aktifitas Pembiayaan (Financing Activity);</li>
<li>Aktifitas Investasi (Investment activity);</li>
<li> Aktifitas Bisnis (Business Activity).</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-628"></span>Manajemen keuangan memiliki peran dalam kehidupan perusahaan ditentukan oleh perkembangan ekonomi kapitalisme. Pada awal lahirnya kapitalisme sebagai system ekonomi pada abad 18, manajemen keuangan hanya membahas topic rugi-laba. Selanjutnya berturut-turut ia memiliki peranan antara lain sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Tahun 1900 awal : Penerbit surat berharga</li>
<li>Tahun 1930 – 1940 : kebangkrutan, reorganisasi</li>
<li>Tahun 1940 – 1950 : anggaran &#38; internal audit</li>
<li>Tahun 1950 – 1970 : eksternal perusahaan</li>
<li>Tahun 1970 – 1980 : inflasi</li>
<li>Tahun 1980 – 1990 : krisis ekonomi keuangan</li>
<li>Tahun 1990 – sekarang : globalisasi</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Perkembangan manajemen keuangan sangat dipengaruhi oleh berbagai factor antara lain kebijakan moneter, kebijakan pajak, kondisi ekonomi, kondisi social, dan kondisi politik. Kebijakan moneter berhubungan dengan tingkat suku bunga dan inflasi. Khususnya inflasi mempunyai dampak langsung terhadap manajemen keuangan antara lain masalah :</p>
<ol>
<li>Masalah akuntasi</li>
<li>Kesulitan perencanan</li>
<li>Permintaan terhadap modal</li>
<li>Suku bunga</li>
<li>Harga obligasi menurun</li>
</ol>
<p>Kondisi ekonomi juga mempunyai dampak lansung terhadap manajemen keuangan antar lain masalah :</p>
<ol>
<li>Persaingan internasional</li>
<li>Keuangan internasional</li>
<li>Kurs pertukaran yang berfluktuasi</li>
<li>Marger, pengambilalihan, dan restrukturisasi</li>
<li>Inovasi keuangan dan rekayasa keuangan</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dalam dunia bisnis, ada beberapa pihak yag memerlukan laporan keuangan, yaitu pihak internal perusahaan dan pihak eksternal perusahaan. Pihak internal perusahaan adalah para manajer pada semua tingkat. Lapotran keuangan itu dijadikan alat untuk mengambil keputusan rutin dan keputusan khusus. Keputusan rutin meliputin keputusan0keputusan yang berhubungan dengan kegiatan oprasi dan keputusan kusus meliputi keputusan-keputusan yang berhubungan dengan investasi jangka panjang, misalnya mendirikan pabrik baru, memproduksi produk baru, mendirikan anak perusahaan, riset pemasaran, dan sebagainya.</p>
<p style="text-align: justify;">Pihak eksternal yang membutuhkan laporan keuangan antara lain adalah pemegang saham, kantor pajak, pasar modal, lembaga keuangan, serikat buruh, dan sebagainya. Mereka mempunyai kepentingan yang berbeda-beda dalam menggunakan informasi  laporan keuangan. Pemegang saham untuk menilai investasi; kantor pajak untuk menentukan besarnya pajak penghasilan; pasar modal untuk memperkirakan harga saham; serikat buruh untuk memperkirakan bonus yang akan diterimanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Secara lengkap untuk bahan manajemen keuangan dapat di unduh di  <a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/08/Buku-Ajar-Manajemen-Keuangan.pdf">Buku Ajar Manajemen Keuangan</a>; atau untuk Pembahasan yang berbeda dapat anda unduh per bab dengan kulik <a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/download/manajemen-keuangan/" target="_blank">di sini</a></p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/bahan-kuliah/manajemen-keuangan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>SKRIPSI, Mengapa Masih Menghantui Sebagian Mahasiswa..??</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/skripsi-mengapa-masih-menghantui-sebagian-mahasiswa/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/skripsi-mengapa-masih-menghantui-sebagian-mahasiswa/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Jul 2010 07:45:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Skripsi]]></category>
		<category><![CDATA[Thesis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistiyana.web.id/?p=572</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/07/skripsi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-573" title="skripsi" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/07/skripsi.jpg" alt="" width="115" height="122" /></a>SKRIPSI, menjadi hantu yang begitu menakutkan bagi sebagian mahasiswa yang sedang menyelesaikan semester akhirnya, rasa ketakutan dan kekhawatiran TIDAK MAMPU menyusun skripsi seharusnya tidak terjadi, karena jika sudah berada di semester terakhir secara akademik berarti sudah memiliki kemampuan untuk menyusun dan membuat skripsi itu sendiri, karena bekal untuk menyusun dan membuat skripsi sudah diperoleh di semester-semester sebelumnya.  Jadi, skripsi bukan HANTU yang menakutkan, karena membuat dan menyusun skripsi begitu mengasyikan, baca <strong><span style="color: #ff0000;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/menulis-skripsi-ternyata-tidak-sulit-dan-mengasyikkan/" target="_blank"><span style="color: #ff0000;">di sini</span> </a></span></strong>, namun tentunya masih diperlukan beberapa hal agar kita benar-benar enjoy dalam menyusun skripsi namun hasilnya memuaskan dan sesuai dengan waktu yang telah diisyaratkan oleh pihak perguruan tinggi. Intinya adalah Skripsi harus disikapi dengan serius namun jangan sampai dijadikan<em> sebagai mimpi buruk dan beban berat.</em> Yakinlah bahwa manusia diberi waktu yang sama 24 jam sehari, kesempatan hidup yang sama sehingga jika Si Pulan mampu seharusnya kitapun bisa,  yang diperlukan adalah : <strong><span style="color: #ff0000;">KERJA KERAS dan MAU BERUSAHA</span></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-572"></span>Mengapa, SKRIPSI menjadi momok yang menakutkan bagi sebagian mahasiswa, ada beberapa hal yang sebenarnya tidak perlu terjadi pada diri mahasiswa yang sedang menyusun skripsi karena hal ini akan menjadi satu kendalah besar nantinya, hal-hal tersebut  adalah :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Banyak mahasiswa yang merasa bahwa skripsi hanya “ditujukan” untuk mahasiswa-mahasiswa dengan kecerdasan di atas rata-rata. Menurut saya pribadi, penulisan skripsi adalah kombinasi antara kemauan, kerja keras, dan <em>relationships</em> yang baik. Kesuksesan dalam menulis skripsi tidak selalu sejalan dengan tingkat kepintaran atau tinggi/rendahnya IPK mahasiswa yang bersangkutan. Seringkali terjadi mahasiswa dengan kecerdasan rata-rata air lebih cepat menyelesaikan skripsinya daripada mahasiswa yang di atas rata-rata.</li>
<li style="text-align: justify;">Pemilihan topik yang kurang sesuai/tidak dikuasai, masalah yang juga sering terjadi adalah seringkali mahasiswa datang berbicara <em>ngalor ngidul</em> dan membawa topik skripsi yang terlalu muluk. Padahal, untuk tataran mahasiswa S1, skripsi sejatinya adalah belajar melakukan penelitian dan menyusun laporan menurut kaidah keilmiahan yang baku. Skripsi bukan untuk menemukan teori baru atau memberikan kontribusi ilmiah. Karenanya, untuk mahasiswa S1 sebenarnya replikasi adalah sudah cukup.</li>
<li style="text-align: justify;">Penentuan metode penelitian dan alat analisis yang tidak sesuai, hal ini juga perlu diperhatikan bahwa penelitian, secara umum, terbagi dalam dua pendekatan yang berbeda: pendekatan saintifik dan pendekatan naturalis. Pendekatan saintifik (<em>scientific approach</em>) biasanya mempunyai struktur teori yang jelas, ada pengujian kuantitif (statistik), dan juga menolak <em>grounded theory</em>. Sebaliknya, pendekatan naturalis (<em>naturalist approach</em>) umumnya tidak menggunakan struktur karena bertujuan untuk menemukan teori, hipotesis dijelaskan hanya secara implisit, lebih banyak menggunakan metode eksploratori, dan sejalan dengan <em>grounded theory</em>.</li>
</ol>
<p>Setelah ketiga hal diatas dapat kita atasi dan mampu kita sikapi dengan baik dan bijaksana maka dalam menyusun dan membuat skripsi kita-pun harus memperhatikan dan melaksakan hal-hal berikut ini :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;"><strong>Mempersiapkan Diri.</strong> Hal wajib yang mesti dilakukan, persiapan yang paling penting adalah dari sisi MENTAL dan tentunya ke bahan pendukung lainnya, waktu dan financial juga tidak kalah penting dan ini harus benar-benar kita siapkan. Lakukan dengan penuh kesungguhan dan harus ada kesediaan untuk menghadapi tantangan/hambatan seberat apapun.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Doa dan Restu.</strong> Berusaha saja tanpa diimbangi dengan berdoa makan pencapain tidak akan sempurna atau bahkan kita tidak akan mencapai satu kepuasan dalam pekerjaan, percaya atau tidak doa restu orang tua adalah tiada duanya. Niscaya kemudahan dan kelancaran dalam menyusun dan membuat skripsi akan kita dapatkan.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Membuat </strong><em><strong>Time Line</strong></em><strong>.</strong> Ini penting agar penulisan skripsi tidak telalu <em>time-consuming</em>. Buat <em>planning </em>yang jelas mengenai kapan Anda mencari referensi, kapan Anda harus mendapatkan judul, kapan Anda melakukan bimbingan/konsultasi, juga target waktu kapan skripsi harus sudah benar-benar selesai.  Hal ini akan menjadikan kegiatan kita berjalan dengan sistematis dan sesuai dengan jadual. Dan jangan sekali-sekali keluar dari <em>Time Line </em>yang telah kita buat sendiri</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Jadilah Orang Yang  Proaktif (Membuka Diri).</strong> Dosen pembimbing memang “bertugas” membimbing Anda. Akan tetapi, Anda tidak selalu bisa menggantungkan segalanya pada dosen pembimbing. Selalu bersikaplah proaktif. Mulai dari mencari topik, mengumpulkan bahan, “mengejar” untuk bimbingan, dan seterusnya.  Disisi lain kita juga harus mampu dan bisa share informasi dengan rekan-rekan yang juga sedang menyusun skripsi.</li>
<li style="text-align: justify;"><em><strong>Be Flexible</strong></em><strong>.</strong> Skripsi mempunyai tingkat “ketidakpastian” tinggi. Disatu sisi kita sudah merasa benar dan yakin bahwa skripsi kita bagus namun ternyata di tengah perjalanan Dosen Pembimbing memutuskan untuk ganti topik (mungkin saja terjadi), atau katakanlah sulitnya menemui Dosen Pembimbing, perbedaan pandangan dan latar belakang berpikir antara manusia itu akan menjadi kendala besar, jadi kita  harus bisa fleksible dan tidak mudah sakit hati.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Jujur.</strong> Hindari keterantungan dengan  jasa “pihak ketiga” yang akan membantu membuatkan skripsi untuk Anda atau menolong dalam mengolah data. Skripsi adalah buah tangan Anda sendiri. Kalau dalam perjalanannya Anda benar-benar tidak tahu atau menghadapi kesulitan besar, sampaikan saja kepada dosen pembimbing Anda. Kalau disampaikan dengan tulus, pastilah dengan senang hati ia akan membantu Anda.</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Siapkan Duit.</strong> Skripsi jelas menghabiskan dana yang cukup lumayan (dengan asumsi tidak ada <em>sponsorships</em>). Mulai dari akses internet, biaya cetak mencetak, ongkos kirim kuesioner, ongkos untuk membeli suvenir bagi responden penelitian, biaya transportasi menuju tempat responden, dan sebagainya. Jangan sampai penulisan skripsi macet hanya karena kehabisan dana. Hmmm..</li>
<li style="text-align: justify;"><strong>Yakin Pada Diri Sendiri</strong>, ini sangat diperlukan karena jangan sampai kita terjebak pada sebuah keadaan</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Tujuh point diatas harus sudah kita persiapkan sejak dini, karena keterlambatan dalam menentukan dan menyikapi hal ini akan menjadikan kita berada pada <strong>keterbatasan </strong>dan<strong> kemalasan</strong>, keterbatasan dari sisi waktu, biaya dan relationship karena semakin hari waktu akan selalu mengejar kita sehingga kita tidak bisa jalan ditempat yang ending-nya muncul sebuah kemalasan untuk melakukan dan mengerjakannya karena kita sudah terdesak. Keterbatasan dan Kemalasan itulah HANTU yang sebenarnya karena memiliki pengaruh yang luar biasa pada sebuah <strong>KEGAGALAN.</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Kesiapan dan kematangan berpikir serta mentalitas mahasiswa akan dipertaruhkan pada saat menyusun skripsi ini sehingga untuk bisa menyusun dan menelorkan sebuah karya ilmiah dari pikiran kita memang dibutuhkan pengorbanan, kesiapan mental, kerja keras dan tetap dengan semangat tinggi. Karena sebenarnya masih banyak hal yang harus dilakukan untuk menuju sebuah kesuksesan dalam menyusun skripsi ini. Dan mudah-mudahan tulisan sederhana ini ada manfaatnya amiin.. !!!</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/motivasi/skripsi-mengapa-masih-menghantui-sebagian-mahasiswa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sukses Belajar Jaminan Masa Depan</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/sukses-belajar-jaminan-masa-depan/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/sukses-belajar-jaminan-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 03:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=227</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/01/Belajar.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-470" title="Belajar" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2010/01/Belajar.jpg" alt="" width="96" height="96" /></a>Mungkin judul diatas, bisa menjadi satu kebenaran akan tetapi bisa jadi judul diatas adalah isapan jempol belaka, masa depan sukses sudah barang tentu akan dipengaruhi oleh berbagai faktor, dan salah satu faktor penentu disini adalah bagaimana kita waktu belajar (baca sekolah), mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga ke jenjang Perguruan Tinggi, pernahkan kita meng-evaluasi hasil belajar kita sendiri ?, pernahkan kita menentukan target ketika kita masih sekolah dulu?. Hal yang jarang bahkan mungkin tidak pernah kita lakukan, sehingga hasil belajar kita tidak bisa optimal. Yang ending-nya dengan hasil belajar yang minim akan menyulitkan kita untuk memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas, karena dinegeri ini untuk bisa bekerja ditempat yang nyaman, enak beragam fasilitas akan ditentukan dari nilai-nilai kita sewaktu belajar dulu..??, inilah yang dimaksudkan bahwa <strong>Sukses Belajar Adalah Jaminan Masa Depan.</strong> Berdasarkan pada hal tersebut, akan kita coba untuk share disini bagaimana trik dan tips belajar yang sukses tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-227"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Perlu kita tahu bahwa setiap manusia memiliki <strong>WAKTU </strong>yang sama, <em>12 bulan dalam setahun; 365 hari dalam setahun, 24 jam dalam sehari; 60 menit dalam satu jam</em>, <strong><span style="color: #0000ff;">lalu mengapa kita bisa memiliki prestasi yang berbeda satu dengan yang lainnya.??</span></strong>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini terjadi karena satu hal, WAKTU yang ada untuk kita tidak di-manage dengan baik, secara tidak sadar kita telah membuang waktu itu dengan percuma, menggunakan waktu dengan tidak maksimal. Padahal waktu adalah sesuatu yang begitu berharga. Setelah kita mampu memanage waktu dengan baik, baca di       <a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/2009/04/17/3-tiga-kunci-sukses-kuliah/#more-224">3 (Tiga) Kunci Sukses Kuliah</a>. Maka langkah selanjutnya adalah bagaimana kita menentukan pola belajar tentunya setiap orang memiliki cara dan metode belajar yang berbeda-beda, inilah yang akan menentukan prestasi belajar kita. Terkadang ada yang bisa memahami materi hanya dengan mendengar saja, tidak sedikit yang memerlukan kemandirian untuk mencoba soal dan latihan, namun disisi lain ada pula yang mengandalkan daya ingat saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika anda suka belajar dengan Cara/Konsep Visual (Melihat) , maka perhatikan dan lakukan hal-hal berikut ini :</p>
<ol>
<li>Gunakan gambar, grafik atau bahkan peta;</li>
<li>Gambarkan (visualkan) bahan belajar dalam benak anda;</li>
<li>Uraikan dengan bahasa anda, materi dan bahan belajar;</li>
<li>Berikan warna, garis atau tanda-tanda khusus pada materi belajar;</li>
</ol>
<p>Apabila anda suka belajar dengan Cara Auditori (Mendengar), maka hal yang perlu kita lakukan adalah :</p>
<ol>
<li>Dengarkan dengan baik penjelasan materi oleh guru/dosen/pemateri dan buat catatan kecil;</li>
<li>Terangkan dengan lisan materi tersebut pada teman; (terangkan kembali dengan bahasa sendiri);</li>
<li>Gunakan nada-nada dan lagu-lagu untuk membantu mengingat materi.</li>
</ol>
<p>Se-andainya anda menyukai belajar dengan Cara Kinestik (Menulis atau Merangkai), maka hal yang mesti kita perhatikan adalah :</p>
<ol>
<li>Optimalkan anggota tubuh kita untuk bisa menerima informasi dan saling komunikasikan, telinga, mata tangan dan pikiran (fokus);</li>
<li>Memperbanyak latihan-latihan soal;</li>
<li>Ingat dan tuliskan point-point penting.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Disisi lain terkadang kita suka belajar bareng (kelompok) akan tetapi ada juga yang suka belajar mandiri (sendiri), dan kedua metode belajar ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, dan untuk bisa memperoleh hasil belajar yang maksimal, kita harus bisa menyikapi beberapa hal ketika kita belajar berkelompok dan ketika kita belajar sendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Jika kita ingin belajar berkelompok, maka langkah awal yang harus kita perhatikan adalah :</p>
<ol>
<li>Pilih dan ajak teman yang cocok dengan kita dan sebaliknya;</li>
<li>Saling share catatan, lihat bandingkan dan lengkapi satu sama lainnya;</li>
<li>Tukar informasi dan metode pengerjaan soal dan bukan hanya jawaban dari soal tersebut;</li>
<li>Ada penjadualan yang jelas kapan dan dimana belajar kelompok dilaksanakan.</li>
</ol>
<p>Demikian halnya jika kita ingin belajar sendiri, maka ada beberapa hal yang harus kita lakukan, antara lain adalah :</p>
<ol>
<li>Cari literatur sebanyak mungkin, baik materi maupun contoh soal;</li>
<li>Perlu tempat yang tenang, karena akan lebih konsentrasi jika suasana tenang dan damai;</li>
<li>Ajak rekan, teman untuk berdiskusi setelah kita merasa paham dengan materi; akan lebih baik teman diskusi mereka yang memiliki pemahaman lebih tinggi dari kita.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Dari uraian tersebut diatas, satu hal yang harus benar-benar kita camkan, bahwa B<strong>ELAJAR ITU BUKAN MEMBACA, TETAPI MEMAHAMI DAN MENGERTI</strong>. Dengan demikian membaca hanya salah satu cara kita belajar saja. Sebenarnya belajar yang baik dan benar adalah <span style="color: #0000ff;"><em>&#8220;dengan melakukan survey (bisa menterjemahkan dengan bahasa kita sendiri akan materi yang kita pelajari</em>, <strong>dengan mengumpulkan bahan dari berbagai sumber)</strong>; <em>dengan membuat beberapa pertanyaan terkait dengan materi yang kita pelajari, cari jawaban dengan MEMBACA catatan dan literatur yang ada</em>; <strong>dengan menceritakan kembali apa yang sudah kita pelajari</strong>; <em>dengan membuat catatan-catatan terhadap hasil belajar kita</em>.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Akhrinya semoga tulisan ini bermanfaat dan bisa memotivasi kita untuk dapat belajar lebih baik lagi sehingga kita sudah investasi untuk masa depan, karena ingat bahwa ILMU PENGETAHUAN ADALAH PELITA HIDUP.. terima kasih dan sukses selalu.</p>
<p style="text-align: justify;">Disarikan dari berbagai sumber bacaan:</p>
<address style="text-align: justify;">Steven Covey, The 7 Habits of Highly Effective Teens, Binarupa Akasara, Jkt, 2001.</address>
<address style="text-align: justify;">Dave Ellis, Becoming a Master Student, 10th ed. Houghton Minfflin Company, USA, 2003.</address>
<address style="text-align: justify;">Robert Feldman, Power Learning, 2nd ed, Mc Graw Hiil, USA, 2003.<br />
</address>
<address style="text-align: justify;"><!--[if !mso]> <mce:style><!  v\:* {behavior:url(#default#VML);} o\:* {behavior:url(#default#VML);} p\:* {behavior:url(#default#VML);} .shape {behavior:url(#default#VML);} v\:textbox {display:none;} --> <!--[endif]--><!--[if !ppt]--><!-- .O 	{color:black; 	font-size:149%;} a:link 	{color:#CCCCFF !important;} a:active 	{color:#3333CC !important;} a:visited 	{color:#B2B2B2 !important;} --><!-- .sld 	{left:0px !important; 	width:6.0in !important; 	height:4.5in !important; 	font-size:103% !important;} --><!--[endif]--> </address>
<address></address>
<p style="text-align: justify;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/sukses-belajar-jaminan-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menulis Skripsi, Ternyata Tidak Sulit dan Mengasyikkan</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/menulis-skripsi-ternyata-tidak-sulit-dan-mengasyikkan/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/menulis-skripsi-ternyata-tidak-sulit-dan-mengasyikkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Jan 2010 01:22:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=212</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2009/02/skripsi.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-460" title="skripsi" src="http://www.ekasulistiyana.web.id/wp-content/uploads/2009/02/skripsi.jpg" alt="" width="93" height="124" /></a>Skripsi merupakan satu hal yang mesti dilewati oleh mahasiswa di beberapa perguruan tinggi untuk mencapai predikat lulus sehingga akan diperoleh ijazah sebagai tanda kelulusan dari kuliahnya, walau ada beberapa perguruan tinggi yang tidak memasukkan skripsi di kurikulumnya, namun mayoritas perguruan tinggi masih mewajibkan mahasiswa-nya menulis skripsi pada semester akhir sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan derajat ke-sarjana-annya.  Dan ternyata skripsi merupakan satu mata kuliah yang dianggap momok oleh sebagian mahasiswa karena merasa kesulitan, tidak mampu atau belum siap untuk menulis skripsi, dan terkadang mahasiswa terbentur pada beberapa hal untuk dapat menyelesaikan skripsi-nya. Namun sebenarnya menulis skripsi itu tidak sulit dan menyenangkan,.. lho kok bisa&#8230;</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-212"></span>Yach.. menulis skripsi tidak-lah sulit, cukup mudah dan menyenangkan, dan jika dalam menulis skripsi kita belum menemukan kemudahan dan kesenangan didalamnya, maka bisa dipastikan skripsi itu akan berkepanjangan dan berakibat pada kelulusan kita yang mundur, bahkan hanya karena skripsi tidak selesai menjadi kandidat mahasiswa abadi&#8230;., agar menulis skripsi itu mudah, maka coba ambil langkah-langkah berikut :</p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Sebelum menentukan Judul skripsi, pilih dulu satu pembahasan yang memang kita sukai dari mata kuliah yang paling kita sukai, atau mungkin mata kuliah itu di-ampu oleh dosen yang memang favorite kita, dengan demikian kita akan mencoba untuk berusaha semaksimal mungkin.</li>
<li>Atau sebaliknya, tentukan pembahasan yang paling nyebelin dari mata kuliah yang kita benci bahkan dosen yang kita anggap killer dan nyebelin, dari situ kita akan tertantang untuk bisa menaklukkan rasa benci dan sebal itu (tentunya yang suka akan tantangan lho).</li>
<li>Tentukan judul yang simple dan mudah dalam meng-interprestasikannya, tidak usah dengan bahasa yang sulit dan berbelit;</li>
<li>Pergunakan alat analisis yang benar-benar kita bisa dan mampu sehingga tidak akan mempersulit kita dalam membahas-nya;</li>
<li>Tentukan tempat/lokasi penelitian yang kita merasa nyaman dan mendukung terhadap penelitian kita nantinya.</li>
<li>Kerjakan atau mulai-lah menulis per bab dan jangan pernah berhenti atau istirahat lebih dari 1 bulan, karena untuk mengawali-nya akan terasa berat, bahkan inspirasi menulis bisa hilang.</li>
<li>Membuka diri untuk mau dikoreksi dan diarahkan oleh rekan maupun dosen pembimbing.</li>
<li>Tulis sesuai pedoman dan Panduan Penulisan yang ada.</li>
<li>Perbanyak referensi (literatur, skripsi/penelitian terdahulu, jurnal dan sebagainya) akan tetapi jauhi dan jangan pernah berpikir untuk plagiat;</li>
<li>Jangan pernah malu atau gengsi untuk bertanya dan sharing jika mengalami kendala dan hambatan.</li>
<li>Yang terpenting adalah tetap semangat&#8230;</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Ada kemungkinan yang lain bahwa skripsi tertunda karena dosen pembimbing-nya yang sulit ditemui atau mungkin kita kurang bisa memahami, mengerti akan gaya dan karakter dosen pembimbing kita, mengapa tidak kita coba untuk memilih dosen pembimbing yang sesuai dan pas dengan harapan kita, katakanlah kita suka dan nyaman di bimbing oleh dosen A, untuk bisa memilih beliau tentunya kita harus berusaha untuk membuat tema dan judul dari mata kuliah yang beliau ampu. Dengan demikian kemungkinan untuk dibimbing dosen yang kita harapkan bisa tercapai.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan langkah-langkah tersebut diatas, mudah-mudahan menulis skripsi bukan sebagai hal yang menakutkan apalagi hingga menjadikan rekan mahasiswa menunda-nunda kelulusannya, karena tidak segera selesai-nya penulisan skripsi. Semoga bermanfaat&#8230;</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/menulis-skripsi-ternyata-tidak-sulit-dan-mengasyikkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 (Tiga) Kunci Sukses Kuliah&#8230;!!!</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/3-tiga-kunci-sukses-kuliah/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/3-tiga-kunci-sukses-kuliah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Apr 2009 00:43:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=224</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Kita mungkin pernah mendengar peribahasa &#8220;gantungkan cinta-citamu setinggi langit&#8221;, &#8220;kejarlah ilmu sampai ke negeri cina,&#8221; atau bahkan peribahasa-peribahasa lain yang itu menjadi sebuah motivasi bagi kita untuk bisa terus belajar dan belajar. Kesuksesan dalam kehidupan salah satunya dipengaruhi juga oleh kemauan keras dari kita untuk terus belajar dan belajar. Belajar secara formal mulai dari SD hingga SMA merupakan sebuah proses untuk pembentukan jatidiri, yang kemudian akan dilanjutkan di perguruan tinggi sebagai proses mematangkan karakter seseorang. Namun untuk mencapai sebuah kesuksesan tersebut tentunya tidak semudah yang kita bayangkan tanpa disertai oleh keinginan dan usaha keras, nah terkadang dalam menjalankan kewajiban kuliah bagi mahasiswa ada berapa hal yang menjadikan mahasiswa kurang termotivasi semangat belajarnya. Dan ternyata kuliah-pun membutuhkan tips-tips dalam mencapai kesuksesan tersebut</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-224"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Jika untuk memasuki sebuah rumah tentunya kita membutuhkan kunci, demikian halnya untuk bisa mencapai kesuksesan dalam kuliah juga memerlukan kunci tersebut, dan kunci sukses kuliah antara lain sebagai berikut :</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk mencapai kesuksesan dalam kuliah ada beberapa hal yang perlu di-ingat dan di-perhatikan, hal yang paling urgen disini adalah menetapkan tujuan, mengapa dan untuk apa kita kuliah :</p>
<ol>
<li>Agar bisa menyenangka hati orang tua;</li>
<li>Agar mampu mencari dan mendapatkan banyak uang;</li>
<li>Agar bisa mendapatkan jodoh;</li>
<li>Mungkin sekedar mengisi waktu daripada tidak ada kegiatan dirumah;</li>
<li>Atau memang karena kita ingin mendapatkan tambahan pengetahuan dan mengembangkan ilmu yang kita dapatkan.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Tujuan kuliah disini akan menjadi penting karena akan berkaitan dengan langkah-langkah kita dalam menjalankan perkuliahan sehingga motivasi-nya jelas. Disisi lain, jika kita memahami dan mampu menyikapi bahwa kuliah adalah sebuah <strong>INVESTASI BESAR</strong>. Jika kita sadari itu maka kita tidak akan menyia-nyiakan waktu. Fakta dilapangan bahwa lulusan perguruan tinggi itu <strong>Cerdas</strong> tapi tidak pandai berkomunikasi dan tidak mampu kerjasama dalam team, atau bisa jadi kebalikannya pandai berkomunikasi dan bekerjasama dalam team mampu namun kurang Cerdas dalam bidang ilmu-nya. Jika demikian <strong>kunci pertama</strong> adalah<em> Seimbang dalam Menjalani kehidupan di Kampus</em> (se-imbang antara kuliah-organisasi-cita2 dengan fun=kebiasaan, kesenangan-pertemanan-keluarga).</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kunci kedua</strong> adalah <em>memiliki motivasi belajar yang tinggi, </em>karena musuh utama hal ini adalah RASA MALAS, maka sikapi dengan <strong><em>Tentukan Sasaran Kita Kuliah</em></strong> itu Apa..?? hal ini dapat kita lakukan dengan :</p>
<ol>
<li><em>Tentukan dan Evaluasi Target Belajar;</em></li>
<li><em>Jangan pernah lari dari tanggungjawab;</em></li>
<li><em>Tentukan skala prioritas;</em></li>
<li><em>Jangan pernah menunda tugas dan kewajiban.</em></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Adakalanya kita menyadari bahwa kita kuliah ternyata <strong>salah jurusan</strong>, kesadaran dan anggapan tersebut tidak salah namun tidak selama-nya benar, jika dalam benak kita muncul hal seperti itu sadarilah bahwa <strong>&#8220;Kuliah kita saat ini adalah sebagai batu loncatan untuk menggapai masa depan dan bukan sebagai Penentu dari masa depan kita tersebut&#8221;</strong>, karena akan ada rahasia besar dibalik itu semua yang telah disiapkan oleh Allah Sang Penentu Kebijakan Paling Tinggi.</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Kunci yang ketiga</strong> adalah <em>Manajemen Waktu</em>, ingat-lah bahwa waktu tidak akan pernah mundur apalagi berhenti,  maka gunakan dan manfaatkan waktu dengan bijaksana. Maka optimalkan waktu yang kita miliki sebaik mungkin, karena penyesalan akan datang diwaktu yang akan datang dan bukan saat ini atau sebelumnya. Efektifitas dan optimalisasi waktu tersebut dapat kita tentukan sebagai berikut :</p>
<ol>
<li><em>Jangan pernah mencoba-coba atau sekedar mengikuti apa kata teman, tentukan sendiri arah tujuan hidup-mu sobat sudah bukan jamannya ikut-ikutan cing, sob, dab, rek.. !!</em></li>
<li><em>Manfaatkan waktu menunggu untuk membaca bahan kuliah, catatan atau kegiatan positif lainnya;</em></li>
<li><em>Jangan pernah menunda-nunda;</em></li>
<li><em>Utamakan yang utama.</em></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Tentunya hal diatas tidak MUTLAK menjadikan kita musti sukses dalam kehidupan, karena tentunya masih ada faktor penentu lainnya, namun minimal dalam menjalani itu semua harus disertai dengan rasa syukur dan ke-ikhlas-an akan apa yang telah dan akan kita peroleh.. tetap dengan usaha keras dan semangat tinggi. Akhirnya selamat mencoba kunci tersebut dan semoga sukses.. amiin&#8230;</p>
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/3-tiga-kunci-sukses-kuliah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mata Kuliah PBM, PBB dan BPHTB</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/mata-kuliah-pbm-pbb-dan-bphtb/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/mata-kuliah-pbm-pbb-dan-bphtb/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 23:32:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=200</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Salah satu mata kuliah di Program Studi Manajemen Perpajakan adalah PBM, PBB dan BPHTB pada mata kuliah ini dibahas tentang Materai peruntukannya dan besarnya untuk setiap dokumen, Pajak Bumi dan Bangunan serta BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan).</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-200"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Untuk memperolah bahan tentang Bea Materai, Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan dapat di sajikan sebagai berikut :</p>
<ol>
<li>Bea Materai, dalam hal ini akan dibahas dan disajikan tentang pengertian bea materai dan bagaimana penggunaan materai tersebut dan peraturan perundang-undangan yang mengatur masalah bea meterai. Bahan untuk bea materai silakan download disini.</li>
<li>PBB, penyajian tentang Pajak Bumi dan Bangunan akan definisi, cara perhitungan pajak bumi dan bangunan serta dasar hukum pengenaan pajak bumi dan bangunan, silahkan download<span style="color: #ff0000;"> <a href="http://www.ziddu.com/download/3228327/PajakBumidanBangunan.pdf.html" target="_blank">disini.</a></span></li>
<li>BPHTB, salaha satu materi dari mata kuliah PBM, PBB dan BPHTB untuk menjelaskan tentang Hak-hak Perolehan Atas Tanah dan Bangunan, definisi, dasar hukum dan cara perhitungan akan biaya-biaya dan pajak-nya, materi ini dapat men-download <a href="http://www.ziddu.com/download/3228328/BeaPerolehanHakAtasTanahdanBangunan.pdf.html" target="_blank"><span style="color: #ff0000;">di sini.</span></a></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Demikian bahan-bahan mata kuliah PBM, PBB dan BPHTB, agar penyajian ini makin baik kami berharap adanya komentar, kritik dan saran, terima kasih.</p>
<p style="text-align: justify;">Unduh disini mata kuliah <a href="http://www.ziddu.com/download/4318574/2BahanPKSdenganagen.doc.html" target="_blank">Pengantar Perpajakan</a></p>
<p style="text-align: justify;">Tambahan Download beberapa Perundang-undangan tentang Perpajakan :</p>
<ol>
<li><a href="http://www.ziddu.com/download/5324106/UUPA5-1960.pdf.html" target="_blank">UU Pokok Agraria</a></li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/mata-kuliah-pbm-pbb-dan-bphtb/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pengantar Ekonomi Makro</title>
		<link>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/pengantar-ekonomi-makro/</link>
		<comments>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/pengantar-ekonomi-makro/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 Nov 2008 10:36:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kuliah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ekasulistyana.co.cc/?p=68</guid>
		<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Semester ini terasa begitu berat, karena kebetulan ada teman dosen yang lagi cuti (ditengah-tengah) semester lagi, menjadikan ada beban mata kuliah yang harus aku lanjutkan, yang namanya tugas mau menolak gimana, diterima juga ada konsekuensi tersendiri.</p>
<p style="text-align: justify;">Agak beruntung juga sih, mata kuliah ini beberapa tahun yang lalu pernah aku pegang sehingga masih memiliki arsip untuk mengajar, dan itu ternyata juga cukup membantu. Tapi inipun juga ada beberapa yang masih belum ketemu, pelan tapi pasti ingin aku kumpulkan bahan-bahan itu agar tidak hilang dan mudah-mudahan bermanfaat..</p>
<p style="text-align: justify;">Yang akan tersusun seperti dibawah ini&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-68"></span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/pengantar-makro-i.pdf">pengantar-makro-i</a><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/pengantar-makro-ii.pdf"></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/pengantar-makro-ii.pdf">pengantar-makro-ii</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/pengantar-makro-iii.pdf">pengantar-makro-iii</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/kebijakan-fiskal.ppt">kebijakan-fiskal</a><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/perekonomian-terbuka.ppt"></a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/peran-pemerintah.ppt">peran-pemerintah</a></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/peran-pemerintah.ppt"></a><a href="http://www.ekasulistyana.co.cc/wp-content/uploads/2008/11/perekonomian-terbuka.ppt">perekonomian-terbuka</a></p>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;">
]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.ekasulistiyana.web.id/kuliah/pengantar-ekonomi-makro/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>