Category: Keluarga

Mahalnya Harga Diri Kita

Setiap pribadi manusia itu melekat sebuah “harga diri”, dan setiap insan memiliki hak dan kewajiban yang sama dihadapan Sang Pencipta, dan pada setiap manusia secara naluriah akan selalu berharap untuk bisa dihargai dan dihormati oleh orang lain. Namun hal ini tentunya tidaklah mudah, karena sebenarnya harga diri kita tidak akan tergantung bagaimana orang lain tersebut menghargai kita, akan tetapi bagaimana kita mampu menghargai orang lain.

Pondok Cerdas “Katumbiri”, Bikin Iri Euyyy ..

Katumbiri 7Satu sosok yang menginspirasi bagi saya; apa yang telah beliau lakukan saat ini sebuah langkah yang sangat luar biasa, tanpa adanya sebuah keikhlasan dan ketulusan dalam berbuat tidak akan mungkin menjadi kenyataan; keikhlasan dan ketulusan beliau inilah yang menjadikan “Aku Iri Padamu“.

Ingin rasanya berpelukan mesra untuk menumpahkan kerinduan, ah .. hingga kini masih menjadi sebuah mimpi, jangankan berpelukan berjabat tangan dan bertemu muka saja belum pernah,  namun meski selama ini kami berkomunikasi lewat kecanggihan teknologi, tidak mengurangi upaya untuk terus bersilaturahmi, saya pun mengenal beliau hanya lewat media sosial; namun perkenalan ini tidak lah hanya kenal secara maya, karena apa yang terjadi adalah sebuah kenyataan, dan tentunya akan menjadi sebuah bagian dari perjalanan hidup saya; perkenalan dalam sebuah komunitas orang – orang kritis terhadap produk – produk di negeri ini pada awal tahun 2000-an, ditutupnya situs tempat kami berekspresi menjadikan kami harus bergeser pada metode lain dalam berekspresi.

Ayah, .. Ajarkan Aku Sebuah Logika

imagesJarang sekali atau bahkan hampir tidak terdengar sebutan ayah yang membumi, yang mampu mendobrak kepekaan berpikir pada anak, karena sosok ayah terkadang masih juga tertutupi oleh peran seorang ibu; apalagi secara nyata ada Ibukota mana ada Ayahkota, ada Ibu Jari mana ada Bapak Jari, ada Ibu Pertiwi mana ada Ayah Pertiwi; hal ini karena memang arti seorang ibu dan makna seorang ibu bagi kehidupan sangat-sangat penting dan begitu mulia; Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548); yang juga ada dalam surat (Qs. Al-Ahqaaf : 15) (source)